Merubah Warga Binaan Lapas dengan Gerdana dan Gernabung
NABIRE - Yosef Benyamin Yembise, SH, MH yang pada tanggal 28 Oktober 2014 lalu telah dilantik menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Nabire. Kalapas Nabire ingin membawa dan membina para warga binaan Lapas Nabire ke arah yang lebih baik dengan visi misi memanusiaka
Bagikan
NABIRE - Yosef Benyamin Yembise, SH, MH yang pada tanggal 28 Oktober 2014 lalu telah dilantik menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Nabire. Kalapas Nabire ingin membawa dan membina para warga binaan Lapas Nabire ke arah yang lebih baik dengan visi misi memanusiakan manusia.
Visi misi memanusiakan manusia dituangkan melalui program Gerakan Pemberdayaan Narapida (Gerdana) dan program Gerakan Narapidana Menabung (Gernabung). Untuk mewujudkan visi misi serta program kerja tersebut, Kalapas akan berupaya menyusun berbagai program pembinaan dalam bentuk asimilasi alias membaurkan narapidana dengan masyarakat. Yaitu asimilasi ibadah, pendidikan, kerja bhakti sosial dan kerja pada pihak ketiga.
Selain itu ada program pembinaan ketrampilan, pertukangan, perbengkelan, kursus komputer yang saat ini masih berlangsung. Dan untuk mewujudkan visi misi ini, Kalapas akan menjalin mitra ke instansi otonom dan vertikal yang ada di jajaran pemerintahan Kabupaten Nabire. Agar apa yang diprogramkan ini dapat berjalan.
“Karena Narapida atau warga binaan yang ada di Lapas Nabire ini adalah orang–orang yang memiliki potensi 90 persen usia produktif tenaganya yang harus dikembangkan. Sehingga ketrampilan yang dimiliki akan menjadi bekal selama menjadi warga binaan di Lapas Nabire,” tutur Kalapas Nabire, Yosef Benyamin Yembise, SH, MH kepada Papupos Nabire, Jumat (31/10) di ruangan kerjanya.
Dikatakan, sebagai orang yang kecil hingga besar di Kabupaten Nabire diharapkan memimpin Lapas Nabire dengan baik. Dan menjadikan Lapas Nabire sebagai salah satu UPTD atau unit pelayanan pemerintahan yang mampu membina dan menghasilkan manusia yang baik dan turut serta dalam pembangunan daerah.
Untuk itu dalam mengemban tugas yang tidak ringan ini, tentunya diperlukan semangat dan etos kerja yang tinggi, kedisiplinan serta didukung dengan staf aparatur yang menunjang. Serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai serta pendanaan yang relatif cukup.
Sehingga Kalapas yang baru dilantik jelang akhir bulan Oktober ini, setelah dilantik langsung ke Nabire bertemu seluruh pejabat dan staf untuk memberikan arahan. Dan dalam hari yang sama, Kalapas melakukan tatap muka kembali di sore hari dengan semua warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIB Nabire.
Dengan demikian dalam mensukseskan program Gerdana dan Gernabung akan melibatkan semua warga binaan dalam berbagai pekerjaan pemerintah, berbagai kegiatan olah raga, seni serta menempati pos-pos pembinaan seperti bengkel, pencucian mobil, percetakan batako dan lain-lain yang ada di Nabire ini.
Dari hasil pekerjaan warga binaan akan ditabung. Oleh sebab itu, setiap Narapidana atau warga binaan diwajibakan membuka rekening tabungan yang disebut Gernabung. Dengan demikian target atau sasaran yang hendak dicapai adalah menjadikan narapidana yang awalnya dianggap manusia yang bermasalah dan melanggar hukum menjadi manusia yang terampil dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan serta manusia yang sadar hukum.
Karena dari visi misi serta program yang ada ini, dari dulunya Narapidana dianggap menjadi beban keluarga. Dengan kedua program ini, Narapidana tidak lagi menjadi beban keluarga. Baik semasa masih menjalani pidana maupun setelah bebas. Sebab telah memiliki ketrampilan dan memiliki tabungan yang besarnya relatif sesuai lama masa pidana. (des)
Bagikan artikel ini



