
Papuapos Merauke — berita terkini dari Merauke, Papua Selatan dan Papua

Terkini
Semua beritaPapua Tengah

Kwarcab Nabire Ajak Semua Pihak Bersinergi Perkuat Gerakan Pramuka
Chepy menilai kolaborasi lintas sektor semakin penting di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan tantangan baru dalam pembinaan karakter generasi muda.
Nabire

Kwarcab Nabire Ajak Semua Pihak Bersinergi Perkuat Gerakan Pramuka
Chepy menilai kolaborasi lintas sektor semakin penting di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan tantangan baru dalam pembinaan karakter generasi muda.
Sorotan
Papuapos TV
KASUS PENEMBAKAN ASN DI YAHUKIMO TERUNGKAP
Papuapos TV

KASUS PENEMBAKAN ASN DI YAHUKIMO TERUNGKAP

PENANDATANGANAN RANCANGAN KUPA DAN PERUBAHAN PPAS PAPUA TENGAH 2026

OLAH TKP KASUS KKB BUNUH WARGA

Asap Karhutla Selimuti Nabire, Polisi Turun Padamkan Api

ASAP TEBAL KEMBALI SELIMUTI NABIRE
Pemda Nabire
Pemda Intan Jaya

Menanti Kepastian di Tengah Tahun Ajaran, Bupati Intan Jaya Pastikan Beasiswa ADIK-ADEM Diproses Pekan Depan

Dari Mengirim Siswa ke Luar Papua, Intan Jaya Mulai Bangun Ekosistem Pendidikan Sendiri

Apresiasi Program SSH, Pastor Yance Dorong Perhatian Pemerintah untuk Fasilitas Sekolah YPPK di Intan Jaya
Pemda Dogiyai
Pemda Deiyai
Daerah
Kwarcab Nabire Ajak Semua Pihak Bersinergi Perkuat Gerakan Pramuka
Chepy menilai kolaborasi lintas sektor semakin penting di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan tantangan baru dalam pembinaan karakter generasi muda.
Kapolda Cup I Diikuti 36 SMP, Bidik Talenta Nabire Tembus Timnas
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengatakan Kapolda Cup I tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perebutan gelar juara.
Penerbangan Batik Dibatalkan, Penumpang Nabire Murka di Bandara Ambon
Protes dari nada rendah hingga protes bercampur emosi (murka, red) juga disampaikan para penumpang. Mereka berharap ada tanggung jawab dari maskapai kepada nasib penumpang yang harus menunggu 2 hari lagi untuk dijadwalkan terbang ke Nabire.
DPR Papua Tengah Bahas Raperdasi dan Raperdasus Non-APBD 2026
Menurutnya, setiap regulasi yang dibentuk harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi sosial, budaya, serta karakteristik wilayah Papua Tengah.
Tiga Ranperdasi Jadi Fokus Pembahasan DPR Papua Tengah, Pemprov Tekankan Regulasi Harus Berpihak kepada Rakyat
“Perdasi dan Perdasus yang kita bentuk tidak boleh berhenti sebagai kumpulan norma hukum. Peraturan yang kita hasilkan harus menjadi instrumen untuk menghadirkan keadilan, melindungi hak masyarakat, menjaga kedamaian, serta memastikan bahwa Orang Asli Papua menjadi subjek utama pembangunan di atas tanahnya sendiri,” ujarnya.












