Warga Keluhkan Sulitnya Komunikasi Telepon Seluler
NABIRE – Belakangan ini warga di sejumlah wilayah Kota Nabire mengeluhkan sulitnya berkomunikasi melalui jaringan telepon seluler. Tak hanya susah melakukan panggilan, susah mengirim short massage (SMS), koneksi yang putus nyambung serta terdengar suara aneh (kresek-kresek)
Bagikan
NABIRE – Belakangan ini warga di sejumlah wilayah Kota Nabire mengeluhkan sulitnya berkomunikasi melalui jaringan telepon seluler. Tak hanya susah melakukan panggilan, susah mengirim short massage (SMS), koneksi yang putus nyambung serta terdengar suara aneh (kresek-kresek) saat panggilan tersambung. Tak hanya itu, di sejumlah lokasi yang notabene masih berada di dalam Kota Nabire juga ada warga yang mengeluhkan seringnya muncul tulisan SOS berwarna merah pada layar sinyal telepon genggamnya.
Kondisi seperti ini memang bukan baru pertama kali terjadi. Beberapa waktu silam, sejumlah warga juga sempat mengeluhkan hal yang sama. Keluhannya, susah berkomunikasi menggunakan telepon seluler.Saat dimintai komentarnya, salah seorang warga kepada media ini menuturkan, kondisi seperti ini tentu sangat tidak nyaman bagi pelanggan. Dirinya berharap agar perusahaan telekomunikasi seluler dalam hal ini Telkomsel untuk meningkatkan pelayanan khususnya jaringan untuk area Kabupaten Nabire. Dengan terus bertambahnya jumlah pengguna kartu dari operator Telkomsel di Nabire, seharusnya perusahaan juga mengimbangi dengan meningkatkan kualitas jaringan.Lebih lanjut dituturkannya, di era modern saat ini, mayoritas masyarakat terutama yang berada di perkotaan, ketergantungan terhadap telepon seluler begitu tinggi. Kondisi seperti ini, di lihat dari sisi bisnis, tentu merupakan peluang bisnis yang menguntungkan bagi operator yang ada di daerah ini. Hanya saja, hendaknya penggarapan peluang bisnis ini juga harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada konsumen.“Kalau pelanggannya terus bertambah itu konsekuensinya ya harus ditingkatkan kualitas jaringannya. Jangan digembar-gemborkan sudah masuk 3G tapi masih ada konsumen di dalam Kota Nabire yang untuk sekedar kirim SMS atau telepon saja masih susah,” ujarnya.“Sekarang walaupun kita punya pulsa banyak tapi kalo signal tidak mendukung juga percumah. Mungkin ada counter HP yang jual signal juga kah,” tuturnya berseloroh.Informasi yang dihimpun media ini, dari pihak Telkomsel menyebutkan bahwa kapasitas Telkomsel di Kabupaten Nabire sudah mengalami over load. Hal ini, katanya, yang mengakibatkan timbulnya gangguan-gangguan yang membuat pelanggan tidak nyaman. Dari pihak Telkomsel menyebutkan, over load terjadi pada jam-jam sibuk antara pukul 18.00 hingga 23.59 WIT. Terkait kondisi kapasitas yang sudah over load, menurut informasi, pihak Telkomsel akan mengupgrade kapasitanya. Kapan pelaksanaannya, belum diketahui dengan pasti.Salah seorang warga lainnya menuturkan, jika gangguan disebutkan terjadi pada jam-jam sibuk, namun dirinya pernah beberapa kali mengalami kesulitan melakukan panggilan justeru ketika di pagi hari. Ketika dirinya berulang kali melakukan panggilan selalu disambut nada tulalit dari telepon selulernya, mencoba mengirim SMS. Hanya saja, lagi-lagi fasilitas pengiriman pesan pendek (SMS) ini pun susah terkirim.“Jadi sering teman-teman berseloroh, SMS baru terkirim ketika pengirim dan penerima SMS sudah bertemu muka. Saya sendiri juga pernah terima SMS sore hari, padahal SMS itu dikirim di pagi hari. Kondisi seperti ini sudah barang tentu rawan menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



