NABIRE - Warga Girimulyo mengaku kecewa atas pelayanan dari PT. PLN dan PDAM dengan kejadian pemadaman listrik maupun pemadaman air. Karena pemadaman yang dilakukan jaraknya saling berdekatan, hari ini padam dan besok padam lagi.   Warga Girimulyo aktifitasnya kini terkendala baik aktifitas di siang hari maupun malam hari. Hal ini diakibatkan karena pemadaman listrik dan pemadaman air bersih dari PDAM dinilai tidak jelas. Hal ini membawa dampak warga yang kurang baik juga sangat kecewa sekali.  “Lampu mati, PDAM mati, kami sudah kesulitan air ditambah dengan lampu padam. Hal ini membuat kami sangat menderita. Artinya kami sebagai rakyat kecil bukan tambah sejahtera tapi tambah menderita,” tutur salah seorang warga Girimulyo.  Warga berhadap agar pelayanan PLN maupun PDAM harus ada perkembangan yang membuat masyarakat tidak kecewa. Dirinya berharap, ketika air sudah padam diharapkan lampu tidak ikut padam, demikian juga sebaliknya.  Apalagi pengusaha-pengusaha juga mengeluh karena usahanya seperti foto copi dan lain-lain akibat pemadaman bergilir banyak benda-benda elektronik rusak.  “Kami minta supaya kalau bisa dipercepat perbaikan alat-alat yang rusak di PLN maupun di PDAM. Kami sangat dirugikan sekali, air sudah mati, lampu sudah mati, mesin elektronik rusak, duduk digelap-gelapan jadi harus beli lilin atau jenset,” tutur warga. (ist)