Manfaatkan Dana Bagi Pelayanan Masyarakat
APBD 2015 Senilai 1 Triliun Rupiah LebihNABIRE – APBD Kabupaten Nabire tahun anggaran 2015 berjumlah 1 triliun rupiah lebih, tepatnya Rp. 1.038.133.954.786. Ketua DPRD Nabire, Titi Yuliana Marey Worabai, mengharapkan agar dana yang besar ini dimanfaatkan dengan sebaik-baikn
Bagikan
APBD 2015 Senilai 1 Triliun Rupiah LebihNABIRE – APBD Kabupaten Nabire tahun anggaran 2015 berjumlah 1 triliun rupiah lebih, tepatnya Rp. 1.038.133.954.786. Ketua DPRD Nabire, Titi Yuliana Marey Worabai, mengharapkan agar dana yang besar ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi kepentingan penyelenggaraan pemerintahan pembangunan, terlebih khusus untuk pelayanan kepada masyarakat.
Saat penutupan rapat paripurna pembahasan RAPBD TA 2015, pekan lalu, Titi mengatakan, dalam penetapan APBD sejak tahun 2010 hingga 2014, maka APBD tahun 2015 merupakan APBD yang merupakan satu anugerah. Karena sejak tahun 2010 sampai saat ini pendapatan terbesar bagi Kabupaten Nabire ada pada tahun 2015, yakni mencapai 1 triliun rupiah lebih.“Sebagai wakil rakyat yang bersama-sama telah menetapkan melewati suatu pembahasan panjang, kami minta kepada bupati tetapi lebih khusus kepada semua pimpinan SKPD untuk dapat memanfaatkan sebaik-baiknya dana sebesar ini bagi kepentingan penyelenggaraan pemerintahan pembangunan, lebih khusus pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. Titi menyadari bahwa masa bhakti DPRD 2009-2014 tinggal menghitung hari. Penatapan APBD tahun anggaran 2015 adalah sidang terakhir dan penatapan terakhir wakil rakyat masa bhakti 2009-2014 ini. Namun dirinya percaya bahwa tugas dan kewenangan DPRD ini akan terus berlanjut dan akan dilaksanakan oleh anggota DPRD yang baru periode 2014-2019. “Kami sadar dalam perjalanan waktu dari tahun 2009 sampai dengan 2014 ada sekian banyak persoalan, masalah serta kekurangan yang membuat kita semua belum dapat menyentuh dan memenuhi harapan masyarakat secara keseluruhan. Sebagai pimpinan DPRD kami menyadari dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa periode dan penetapan anggaran 2010-2014 pada hari-hari terakhir menjelang penutupan tahun kita masih terbeban dengan hutang,” paparnya.Namun, lanjut Titi, dirinya berharap dana 1 triliun lebih di tahun anggaran 2015 bisa mencukupi kebutuhan pembelanjaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.Dikatakannya, jika penganggaran yang dilakukan dari tahun ke tahun belum mencukupi yang diharapkan untuk melaksanakan pelayanan, pihaknya meminta maaf. Dirinya berharap kepada pimpinan SKPD untuk dapat mengevisiensi anggaran agar bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, dengan mengesampingkan kepentingan-kepentingan pribadi. (ros)
Bagikan artikel ini



