Berita Edit Edisi 9 September 2014
BERITA HAEL : 136 Pejabat Eselon IV dan Fungsional Dinas Pendidikan Dilantik NABIRE – Sebanyak 136 orang pejabat struktural eselon IV dan jabatan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Nabire diambil sumpah janji dan dilantik. Dari jumlah itu,
Bagikan
BERITA HAEL :
136 Pejabat Eselon IV dan Fungsional Dinas Pendidikan Dilantik
NABIRE – Sebanyak 136 orang pejabat struktural eselon IV dan jabatan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Nabire diambil sumpah janji dan dilantik. Dari jumlah itu, terbagi jabatan struktural sebanyak 11 orang dan jabatan fungsional sisanya. Dengan perincian khusus jabatan fungsional untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 80 orang, untuk TK/Paud 16 orang, SMP 16 orang, fungsional lainnya seperti pengawas sebanyak 13 orang, ditambah pejabat struktural Diknas dengan BKD sebanyak 11 orang.
Mewakili Bupati Nabire, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Briyur Wenda, S.Pd disela-sela kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut mengatakan untuk total jumlah pejabat yang dilantik baik itu jabatan fungsional dan struktural eselon IV dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire sebanyak 136 orang, terbanyak yakni para guru atau menjabat sebagai kepala sekolah.
Berhubungan ada yang ditunda dan dilewatkan serta disesuaikan pula dengan petunjuk dan perintah bupati, terang Briyur Wenda, hari ini kita lantik sekitar 134 orang dan ini sudah sesuai dengan surat keputusan (SK) bupati, yang tertunda akan direvisi kemudian. Keputusan Bupati Nabire dimaksud yakni Keputusan Bupati Nabire Nomor : SK.821.2 - 93, Nomor : SK.821.2 – 94, Nomor : SK.821.2 – 95, Nomor : SK.821.2 – 97 dan SK Nomor : SK.821.2 – 98 tertanggal 28 Maret 2014.
Lebih lanjut terangnya, acara pelantikan ini semestinya dilakukan atau yang memimpin adalah bupati, namun karena kesibukan beliau maka bapak bupati memberikan kewenangan kepada kami selaku pimpinan dilingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire dan sumpah janji / pelantikan ini karena hanya eselon IV saja, berbeda ketika itu diatas eselon 3 serta lainnya.
Dan pelantikan ataupun pergantian jabatan dilingkungan Pemkab itu hal biasa, sering terjadi dan bukan hal yang luar biasa, artinya tidak perlu dipersoalkan gunanya pun untuk penyegaran jabatan disesuaikan Tupoksi masing-masing.
Dan pelantikan ini sudah lama mau dilaksanakan dan SK bupati pun itu tertanggal 28 Maret 2014 serta seluruh guru-guru khususnya yang dilantik hari ini dalam melaksanakan tugasnya mengunakan nota tugas. “Mereka ini sudah melaksanakan dengan nota tugas, hari ini baru kita lantik dengan SK definitif,” tandas Kadiknas Nabire ini.
Menjawab pertanyaan media ini terkait harapan dengan telah dilantiknya sejumlah pejabat tersebut, Kadiknas Nabire mengatakan kepada semua guru dan teman-teman yang dilantik untuk melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, karena bagaimanapun juga yang nama roling jabatan itu hal biasa terjadi. “Selaku pegawai negeri itu kan harus siap ditempatkan dimana saja, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai janji dan tugas yang diemban sebelumnya menjadi seorang pegawai negeri,” imbuhnya.(wan)
NB : Ada foto di data (D) data PPN 2014 dengan file : 09-09-14-Pelantikan Eselon Lingkup Dikjar Nabire.jpg (ada 3 foto)
BERITA 4 KOLOM :
Pembangunan Ruas Jalan Mbiandoga–Wandae Berjalan Lancar
INTAN JAYA - Pembangunan ruas jalan dari Distrik Mbiandoga menuju Distrik Wandae Kabupaten Intan Jaya berjalan aman dan lancar. Ruas jalan tersebut dibuka sejak tahun 2013 yang dianggarkan sepanjang 5 KM. Untuk tahun 2014 dianggarkan untuk pembukaan jalan tersebut sepanjang 10 KM.
Dari pembangunan ruas jalan sepanjang 5 KM yang dianggarkan dan dikerjakan pada tahun 2013 lalu telah selesai dikerjakan. Sehingga untuk tahun 2014 dikerjakan 10 KM ruas jalan dan hingga kini dari 10 KM itu telah selesai dikerjakan 2 Km lebih. Diharapkan pembangunan ruas jalan 10 KM itu akan selesai dikerjakan pada akhir tahun 2014 ini juga.
Hasil kunjungan Kepala Distrik Mbiandoga, Yusak Agimbau, Kepala Suku Matias Pagamba bersama beberapa orang masyarakat dan pihak kontraktor pekan lalu, terlihat pembangunan ruas jalan Distrik Mbiandoga menuju Distrik Wandae sangat bagus dikerjakan oleh pihak kontraktor yang telah menang tender.
Namun pada saat itu Kepala Distrik Mbiandoga meminta pihak kontraktor untuk selalu memperhatikan pembukaan kiri dan kanan jalan agar langsung disinari matahari. Sehingga ruas jalan tersebut cepat kering, jika tidak maka air hujan akan turun dan merusak jalan tersebut. Karena air merupakan musuh utama yang akan ikut merusak jalan yang telah dikerjakan.
Dari pengakuan Kepala Distrik Mbiandoga, pembangunan ruas jalan ini tentunya diawali dengan pesta adat. Sehingga pada setiap tempat atau daerah–daerah keramat yang dipercayai masyarakat pasti dilakukan pesta adat sebagai tanda meminta ijin agar pembangunan ruas jalan yang dikerjakan pihak kontraktor tidak mengalami hambatan.
Dan pembangunan jalan ini tidak diawasi oleh pihak keamanan seperti daerah atau kabupaten lain. Tetapi kepala distrik, kepala kampung,tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat secara langsung bertugas menjadi keamanan dan selalu ada koordinasi kerja yang baik antara pihak kontraktor bersama semua tokoh dan elemen masyarakat. (Erens E. Rumbobiar)
Ada foto Ruas jalan dan Kadistrik saat melihat dari dekat hasil pembangunan jalan .
KPK Geledah 3 Lokasi Korupsi Mantan Gubernur Papua
JAYAPURA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi, terkiat kasus korupsi yang melibatkan mantan mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu.
Ketika lokasi yang digeledah antara lain kediaman Barnabas Suebu di Bhayangkara, Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua, dan Kantor Konsultasi Pembangunan Irian Jaya yang beralamat di Jalan Batu Karang, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Sayang, dalam Penggeledahan KPK tersebut Wartawan Dilarang Meliput. Bahkan wartawan TV One untuk wilayah Jayapura, Papua, Jorsul Sattuan dilarang mengambil gambar oleh oknum Brimob Polda Papua saat tim KPK melakukan penggeledahan di bagian keuangan Kantor Dinas Pertambangan Provinsi Papua.
Jorsul Satuan kepada Pasific Post menyatakan kekecewaan atas apa yang dialaminya saat melakukan tugas jurnalistik.
"Saya dilarang meliput. Oknum anggota Brimob maaf Bang di sini (lantai 4 bagian keuangan Dinas Pertamba
Bagikan artikel ini



