Berita Edit Edisi 13 September 2014
BERITA HAEL : TNI Buat 50 Ribu Lubang Biopori NABIRE - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke–69 di wilayah Kodim 1705/Paniai, Jumat (12/9), TNI-AD di wilayah Kodim 1705/Paniai membuat 50.000 lubang biopori secara masal. Pembuatan lubang biopori dipusatkan di Kampung
Bagikan
BERITA HAEL :
TNI Buat 50 Ribu Lubang Biopori
NABIRE - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke–69 di wilayah Kodim 1705/Paniai, Jumat (12/9), TNI-AD di wilayah Kodim 1705/Paniai membuat 50.000 lubang biopori secara masal.
Pembuatan lubang biopori dipusatkan di Kampung Nusantara Kimi, dibuka Komandan Kodim 1705/Paniai, Letkol. Inf. Franz Yohanes Purba, S.IP, yang diwakili Kasdim 1705/Paniai, Mayor Inf. Imam Wibowo Pembukaan ditandai penyerahan alat kerja kepada perwakilan TNI dan pemuda dari Kampung Nusantara Kimi.
Turut hadir pula dalam acara pembukaan pembuatan 50.000 lubang biopori secara masal, yang bertempat di Balai Kampung Nusantara Kimi, Kasdim 1705/Paniai, Mayor Inf. Imam Wibowo, Asisten I Setda Nabire, Ir. Sukadi, tokoh masyarakat, Yulian Yap Marey, Perwira Penghubung Kodim 1705/Paniai, Mayor Inf. Ishak Sattu, Kepala Kampung Nusantara Kimi, Eghbert Tokoro, Danramil Kota, Kapten Inf. S. Agaki, Pasiops Kodim 1705/Paniai, Kapten Inf. Lolo Menda, Pasitier Kodim 1705/Paniai, Letda Inf. Sunata, Kapolsub Sektor KPPP Laut, IPDA. I Made Sudama, Satpol PP, serta para prajurit TNI –AD yang ada di wilayah Kodim 1705/Paniai yang berjumlah 700 personil.
Dalam sambutannya, mewakili Komandam Kodim 1705/Paniai, Kasdim 1705/Paniai, Mayor Inf. Imam Wibowo mengatakan, pembuatan 50.000 lubang biopori secara masal di Kampung Nusantara Kimi, adalah merupakan wujud nyata kepedulian TNI, khususnya TNI–AD di wilayah Kodim 1705/Paniai kepada masyarakat. TNI juga memberdayakan wilayah-wilayah yang ada di darat, wilayah lingkungan yang ada di sekitar warga masyarakat. Sehingga akan mewujudkan suatu kesejahteraan bagi warga masyarakat yang berada di sekitar wilayah pembuatan 50.000 lubang biopori.
Kata Kasdim, maksud pembuatan 50.000 lubang biopori secara masal dalam rangka memperingati HUT TNI yang ke–69 mempunyai maksud dan tujuan secara khusus. Lubang biopori yang dibuat mempunyai manfaat yang sangat besar bagi warga masyarakat. Selain menyuburkan tanah, lubang biopori yang dibuat juga bermanfaat untuk penyerapan air. Lubang yang dibuat tersebut berfungsi memancing organisme-organisme dalam tanah sehingga biopori dapat terbentuk.
“Selain menyuburkan tanah, biopori yang di buat juga berfungsi untuk mencegah terjadinya banjir dan menyimpan ketersediaan air di dalam tanah di wilayah tersebut. Nabire merupakan salah satu wilayah yang mempunyai curah hujan cukup tinggi. Sedangkan, daerah penyerapan air semakin kecil, sehingga dengan turunnya hujan yang hampir setiap hari, tidak dapat diserap secara maksimal oleh tanah. Sehingga dengan lubang-lubang biopori yang dibuat, bisa membantu daya penyerapan tanah dan secara otomatis, wilayah yang banyak terdapat biopori, akan mencegah terjadinya bencana alam, seperti banjir dan juga krisis air pada saat musim kemarau, ” ungkap Kasdim.
Lanjut Kasdim, selain bisa menyerap air dan mencegah banjir, lubang biopori juga berfungsi sebagai wadah pembusukan sampah-sampah organik yang ada di dalam tanah. Dan dengan proses pembusukan yang cepat, akan menimbulkan efek kesuburan tanah atau kata lain, lubang biopori juga berfungsi sebagai pupuk alami, guna meningkatkan tingkat kesuburan tanah.
Pembuatan lubang biopori di Kampung Nusantara Kimi Distrik Teluk Kimi, yang dilakukan oleh, TNI Angkatan Darat di wilayah Kodim 1705/Paniai yang bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dan juga instansi terkait, merupakan salah satu tempat yang pilih oleh Kodim 1705/Paniai, dimana Kampung Nusantara Kimi akan menjadi salah satu Kampung percontohan pembuatan lubang biopori, sehingga dapat di realisasikan di kampung-kampung yang lain, melalui instansi terkait Pemerintah Daerah.
Untuk Kampung Nusantara Kimi, pembuatan Lubang Biopori sebanyak 50.000 lubang dengan luas kawasan seluas 5 (lima) Hektar. Dimana, sebelumnya Kodim 1705/Paniai juga telah membuat Lubang Biopori di seluruh jajaran wilayah Kodim 1705/Paniai yang tersebar di 10 Koramil. (cad)
*foto : 13-09-14 Cad, Sonsong HUT TNI Ke – 69, Kodim 1705/Paniai Buat 50.000 Lubang Biopori
BERITA 4 KOLOM :
Pekan Depan Dimulai Instalatur Listrik Gratis di Makimi
NABIRE - Sesuai jadwal yang disepakati PT. PLN Rayon Nabire, mulai pekan depan pemasangan instalatur listrik gratis bagi masyarakat 6 kampung se-Distrik Makimi. Pemasangan ini berdasarkan nama-nama yang didata dan dikirim oleh 6 kepala kampung.
Sehingga kepala PT. PLN Rayon Nabire meminta agar 6 kepala kampung dapat mendampingi pihak kontraktor untuk menunjuk rumah warga yang akan dilakukan instalatur sesuai data nama. Pemasangan ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun dan masyarakat juga harus ikut mengawasi adanya pungutan liar.
Karena pemasangan meteran gratis ini semuanya bagi masyarakat yang kurang mampu. Sehingga tidak ada pungutan–pungutan yang membebani masyarakat. Apalagi itu pungutan liar yang tidak sepengetahuan PT. PLN. Sehingga masyarakat dan 6 kepala kampung juga turut awasi dengan baik agar pemasangan ini benar–benar gratis.
“Ini pemasangan bagi calon pelanggan yang telah ada dan terdata nama-namanya berdasarkan laporan masing-masing kampung dari 6 kepala kampung se-Distrik Makimi,” kata Manager PT. PLN Rayong Nabire, Manihar Hutajulu kepada Papuapos Nabire, Jumat (12/9) di ruangan kerjanya.
Lebih lanjut dikatakan, dari 1.000 nama–nama pelanggan yang dikirim dari 6 kampung se-Distrik Makimi, hanya dijawab 700 pelanggan saja. Sehingga yang tersisa akan dilanjutkan. Dan untuk Distrik Makimi ada 500 lebih pelanggan baru yang akan dilakukan instalatur. Sementara 200 lainnya diberikan kepada masyarakat Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi.
Kepada Kepala Distrik Makimi, 6 kepala kampung dan masyarakat dari masing-masing kampung diharapkan ikut mengawasi jalannya pemasangan instalatur. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya pungutan biaya–biaya yang tidak jelas dari instalatur hingga pemasangan meteran semuanya gratis. (Erens E. Rumbobiar)
BPBD Serahkan Bantuan Bencana Korban Banjir dan Tanah Longsor
NABIRE - Akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir ini di Kabupaten Dogiyai, ratusan hektar kebun masyarakat yang siap panen di sejumlah kampung, tergenang air dan tertimbun tanah longsor, menjadikan gagal panen. Selain itu, sejumlah sarana dan prasaran seperti gedung sekolah, rumah ibadah dan insfratuktur jalan juga ikut tergenang air.
Kejadian ini mengundang keprihatinan pemerintah Kabupaten Dogiyai. Untuk meringankan beban dari para korban banjir dan tanah longsor, Badan
Bagikan artikel ini



