BERITA HAEL :   Nasib Persipura di AFC Cup Ditentukan Sore Nanti   JAYAPURA - Pertandingan leg 2 semifinal AFC Cup antara Persipura vs Al Qadsia SC akan berlangsung, Selasa sore nanti di Stadion Mandala Jayapura. Pada pertandingan leg 1, Persipura kalah 2-4 di kandang Al Qadsia. Jika ingin lolos ke banak final, Persipura harus meraih kemenangan dengan skor 2-0 atau lebih. Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, mengatakan, untuk lolos ke babak final, permainan sempurna yang dibutuhkan Boaz Solossa dkk. “Memang tidak mudah menaklukkan Al Qadsia yang merupakan runner up AFC Cup tahun lalu. Namun kita sudah pernah membuktikan dengan mencetak dua gol di kandang mereka di leg pertama,” kata Jacksen dalam keterangan persnya, siang kemarin. Dikatakannya, jika tim lawan merupakan tim yang kuat dan mempunyai lebih banyak pengalaman bermain di tingkat Asia. “Al-Qadsia punya mental kuat dan memiliki lebih banyak pengalaman dari kita. Untuk menang kami harus main baik dan mendekati kata sempurna, serta tidak mempedulikan aspek lain seperti cuaca dan lainnya,” cetus. Terkait dengan adanya Daniel Subotic di barisan penyerang Al-Qadsia dan menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Persipura pada laga pertama dan berhasil mencetak dua gol, Jacksen justru memandang ada hal lain yang lebih patut diperhitungkan, dan ia telah memberikan persiapann kepada seluruh anak asuhnya untuk dapat mengantisipasi hal tersebut. Bahkan Jacksen mengaku telah melakukan persiapaan jika akhirnya pada laga nanti harus diselesaikan denngan adu pinalti. Sementara itu Pelatih Al-Qadsia SC Antonio Puche yang berkewarganegaraan Spanyol, memandang jika pertandingan nanti akan menjadi laga yang sulit karena saat ini kedua tim sudah lebih mengenal satu sama lainnya. Karenanya ia pun menyatakan jika timnya telah siap untuk melakoni laga kedua semifinal AFC Cup tersebut, dan akan menerapkan permainan seperti filosofi yang ia yakini, yaitu sepakbola menyerang. Namun begitu, Puche juga menekanakan jika ia juga akan menyusun lini pertahanan yang kuat karena ia menilai Persipura adalah tim yang bagus dan diisi oleh para pemain cepat dan punya kemampuan melakukan serangan balik yang bagus. Diketahui, Tim Mutiara Hitam mendapatkan tambahan tenaga di sektor belakang dengan sudah bisa tampilnya kembali Bio Paulin Pierre. Sebelumnya, Bio Paulin sempat absen selama satu bulan karena mendekap cedera pangkal paha kiri, sehingga harus absen pada laga leg pertama melawan Al Qadsia. Namun, Persipura sedang dibuat cemas dengan kondisi fisik Boaz Solossa yang saat ini masih belum pulih betul dari cedera. Selain wajib mencetak dua gol, Persipura harus bisa menjaga gawang mereka dari kebobolan. Karena itu Persipura patut untuk menjaga pergerakan penyerang berbahaya Al Qadsia, Daniel Subotic. Pada laga leg 1, penampilan Daniel Subotic sangat agresif di lini pertahanan Persipura. Daniel Subotic pun sukses dua kali menjebol gawang Mutiara Hitam. Pertandingan leg 2 semifinal AFC Cup antara Persipura vs Al Qadsia SC ini rencananya akan ditayangkan langsung oleh RCTI, pada Selasa siang (30/9), mulai pukul 13.30 WIB/ 15.30 WIT. (bams)     PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN PERSIPURA JAYAPURA:  Yo Jae Hoon, Dominggus Fakdawer, Bio Paulin Pierre, Ruben Karel Sanadi, Lim Joon Sik, Gerald Pangkali, Robertino Pugliara, Imanuel Wanggai, Yustinus Pae, Titus Bonai, Boaz Solossa   AL QADSIA: Nawaf Al Khaldy, Khaled Al Qahtani, Alvaro Silva, Amer Al Fadhel, Abdullahi Shehu, Saleh Al Sheikh, Saif Al Hashan, Khaled Ebrahim, Talal Al Amer, Bader Al Mutawa, Danijel Subotic   FOTO : PERSIPURA       BERITA 4 KOLOM :   Empat Penumpang KM Putri Dian Dalam Pencarian JAYAPURA - Kantor SAR Sorong masih melakukan pencarian terhadap empat penumpang KM Putri Dian yang hilang sejak empat hari lalu, ketika kapal yang mereka tumpangi terbalik di Perairan Tanjung Botak, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (24/9) siang. Keempat penumpang yang hilang tersebut masing-masing bernama Daud Dey, Moses Rumaropen, Iin Ambraw dan Frederik Prawar. Kepala Kantor SAR Sorong, Muhammad Arifin saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya menegaskan sampai dengan pencarian hari keempat, pihaknya telah melakukan pencarian yang sudah meluas hingga ke wilayah utara dan Kepulauan Pam. Selain melibatkan SAR, kata Arifin, proses pencarian korban juga SAR melibatkan pihak Navigasi dengan mengerahkan KM Kotiauw, bantuan dari nelayan masyarakat dan dua kapal TNI AL, dua kapal KRI dan Kapal KAL. ”Pencarian sudah meluas, kami juga menyisir dari kepulauan-kepulauan Pam hingga Kepulauan Panjang, Perairan Raja Ampat. Semua kami libatkan, termasuk dari Basarnas dengan menggunakan dua kapal sepanjang 36 meter,” kata Arifin, Senin (29/9). Mengenai kondisi keempat korban, Arifin mengklaim belum bisa memastikan apakah keempat penumpang KM Putri Dian masih dalam keadaan hidup atau sudah meninggal. Namun, SAR mengkhawatirkan keempat korban ini lelah, karena tidak menggunakan jaket pelampung. ”Kami masih melakukan upaya pencarian, baik dalam keadaan hidup atau mati. Kalau kelelahan bisa jadi, karena cuma menggunakan jerigen, tapi saya belum bisa memastikan apakah sudah meninggal atau belum,” tegas dia. Sejauh ini, Arifin mengakui telah menemukan barang–barang perlengkapan KM Putri Dian, berupa jerigen atau drum yang terdampar di Kepulauan Pam dan Batamta, namun untuk korban sendiri tidak ditemukan. ”Barang-barang ini ditemukan dibibir pantai, yang berjarak dari lokasi kapal terbalik sekitar 20 sampai 23 mill atau 1,5 jam perjalanan menggunakan perahu. Hanya saja dilokasi penemuan barang kapal ini tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan dari keempat korban yang masih hilang,” urainya. Menurut Arifin, pencarian tersebut akan terus dilakukan oleh tim SAR hingga batas pencarian, Kamis (2/10) mendatang. “Kalau tidak ditemukan sampai 7 hari, maka akan dihentikan operasi pencarian ini. Namun apabila nanti ada informasi korban masih hidup, maka operasi SAR dibuka kembali,” kata Arifin.

Bagikan artikel ini

Telah dibaca 2,2 rb kali