Disnakertrans Bantu Alat Pertukangan Bagi Tukang Lokal di Deiyai
Langkah strategis di bawah kepemimpinan Mote-Pigome ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kemandirian dan pendapatan keluarga di Papua Tengah.
Pencarian
612 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Langkah strategis di bawah kepemimpinan Mote-Pigome ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kemandirian dan pendapatan keluarga di Papua Tengah.
Secara rinci, total 1.318 peserta Latsar ini terdiri dari CPNS THK2: 520 orang, CPNS Formasi Umum: 438 orang, CPNS P3K: 134 orang, CPNS Formasi 2024: 77 orang dan CPNS Formasi 2023: 42 orang.
Tim Satgas yang dibentuk melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deiyai tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, pada Rabu (7/10/2026), bertempat di halaman Kantor Bupati Deiyai.
Bukan sekadar memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Wabup Ayup Pigome justru menemukan potret memprihatinkan terkait sarana pendukung kerja.
Dalam agenda ini, perwakilan BKKBN Provinsi Papua Tengah hadir sebagai narasumber utama untuk menyuntikkan pemahaman teoretis maupun praktis kepada para garda terdepan pelayanan KB di Kabupaten Deiyai.
“Melalui Kriya Nusa, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Kabupaten Deiyai memiliki kekayaan budaya dan kerajinan tangan yang sangat bernilai,” ujar Fransina saat ditemui di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (26/9/2026) siang
Salah satu bahan utama yang diangkat adalah buah merah, pangan khas Papua yang menurut Pebur dapat dikembangkan menjadi beragam produk makanan.
Bukan sekadar membawa produk kerajinan, kehadiran Dekranasda Deiyai menjadi upaya memperkenalkan identitas budaya masyarakat Deiyai melalui karya yang lahir dari kreativitas dan keterampilan para perajin lokal.
Bantuan diserahkan langsung Bupati Deiyai Melkianus Mote, didampingi Kepala Dinas Pertanian Deiyai Alex Pigai, di halaman Kantor Dinas Pertanian Deiyai, Rabu (23/9/2026).
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua Tengah,” ujat Gubernur Meki Nawipa.