Rayakan HUT ke-70, Ribuan Jemaat GBGP Larut Sukacita Ibadah Padang
Ketua Umum Sinode GBGP di Tanah Papua, Pdt. Portunatus Numberi, SE., MKD., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya acara ini.
Pencarian
134 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Ketua Umum Sinode GBGP di Tanah Papua, Pdt. Portunatus Numberi, SE., MKD., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya acara ini.
“Ini mungkin pertama GBGP bisa kumpul bersama-sama di tempat ini, artinya kita adalah pelaku dan pembuat sejarah dan kita bersatu demi membangun gereja yang lebih maju dan baik ke depan,” ujarnya.
“Ini merupakan HUT akbar yang pertama kali. Baru pertama kali di usia ke-70 tahun ini kita laksanakan secara akbar di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah,” ujar Bernard saat diwawancarai Papuapos Nabire, Kamis (15/10/2026).
Pemindahan tersebut ditandai dengan acara syukuran yang digelar di Gedung KNPI dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Nabire yang dibacakannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1705/Nabire atas penggunaan kantor baru tersebut.
Sebanyak 23 personel yang terdiri dari Bintara dan Tamtama resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi, terhitung mulai 1 Oktober 2026. Prosesi tersebut diikuti sekitar 50 peserta, termasuk jajaran perwira Kodim, anggota Persit, serta keluarga prajurit.
Pasipers Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf La Samute, mengatakan kegiatan sosialisasi penting dilakukan untuk memberikan gambaran awal kepada para siswa-siswi, sekaligus mendorong mereka mempersiapkan diri sejak dini.
Komandan Kodim (Dandim) 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., dalam sambutannya mengatakan, lomba tari kreasi tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kreativitas.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala RRI Nabire, Danlanal Nabire, panitia penyelenggara, jajaran dewan juri, para peserta lomba, serta sejumlah tamu undangan.
Kegiatan yang digelar di SMA Negeri 1 Wanggar tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk memperoleh informasi sejak dini mengenai proses rekrutmen prajurit TNI AD, mulai dari persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga pendidikan pembentukan bagi peserta yang dinyatakan lulus.