WWF-BBTNTC Gandeng Unipa Adakan Pembekalan Kajian Struktur Sosbudmas
NABIRE - Kamis, (20/3), bertempat di Kantor Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Project Leader WWF-TNTC mengadakan pembekalan Kajian Struktur Sosial Budaya Masyarakat (Sosbudmas) dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih bagi para tim kerja yang nantinya akan mel
Bagikan
NABIRE - Kamis, (20/3), bertempat di Kantor Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Project Leader WWF-TNTC mengadakan pembekalan Kajian Struktur Sosial Budaya Masyarakat (Sosbudmas) dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih bagi para tim kerja yang nantinya akan melakukan kajian dalam kawasan TNTC yang terdiri dari staf BPTN Wilayah I Nabire, Bappeda Nabire, BLH Nabire, Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, yang didampingi oleh Tim Peneliti Sosial Budaya Fakultas Sastra Universitas Papua (UNIPA).
Secara resmi kegiatan pembekalan Kajian Struktur Sosial Budaya Masyarakat dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih dibuka oleh Plh. Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ir. Yan Maruanya, M.Si.
Dalam arahannya, Plh. Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ir. Yan Maruanya, M.Si, mengatakan perlunya peningkatan kerjasama antar sesama instansi terkait dalam pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih untuk menjaga eksistensi kawasan konservasi tersebut, walaupun dalam kenyataannya sesuai amanat Undang-undang dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih dan WWF sebagai Project Leader bagi TNTC.
”Ilmu itu penting dan terkadang banyak ilmu yang bisa didapatkan diluar bangku sekolah, sehingga diharapkan kepada seluruh peserta untuk aktif dalam mengikuti pembekalan ini agar dapat memberikan tambahan ilmu dan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan sehingga dapat terlaksana sesuai dengan rencana dan tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam pengantarnya, Community Outreach and Development Coordinator WWF, Feronika Manohas, mengarahkan bahwa tujuan kegiatan ini yakni memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan teknis bagi tim pelaksana dalam pengumpulan data lapangan dan analisisnya dalam kegiatan kajian struktur sosial dan budaya di masyarakat sekitar TNTC untuk selanjutnya akan melakukan Kajian struktur sosial dan budaya di masyarakat sekitar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) sesuai dengan teknik dan kaidah keilmuan yang berlaku, mengidentifikasi dan mendokumentasikan struktur sosial dan budaya masyarakat (adat) yang menggambarkan struktur, sistem kepemimpinan dan mekanisme pengambilan keputusan secara lokal dimasyarakat sekitar TNTC, khususnya dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di kawasan TNTC dan mengidentifikasi dan mendokumentasikan bentuk-bentuk dan sistem kearifan lokal yang berlaku di masyarakat di dalam dan sekitar kawasan TNTC, sebagai bentuk integrasi peran masyarakat dalam kolaborasi serta memperkuat pengelolaan SDA di kawasan TNTC.
Dalam keterangannya, Feronika Manohas, menggambarkan tentang kerjasama yang telah dibangun oleh WWF TNTC dengan Balai Besar TNTC, pihak Pemerintah Daerah Nabire, diantaranya : Pengembangan dan Penyediaan data dan informasi ilmiah tentang kondisi SDA, peningkatan kesadartahuan dan partisipasi masyarakat, pengawasan dan perlindungan kawasan TNTC, Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Berkelonjatan, Pengembangan dan Pengelolaan Pariwisata Alam berbasis masyarakat dan Jasa lingkungan berkelanjutan, Pengembangan dan Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dan pengembangan kerjasama bagi para pihak.
”Lakukan yang terbaik untuk kelestarian alam dan lingkungan kita. Dibutuhkan lebih dari sekedar komitmen, tapi juga perlunya kerja keras dan bergerak secara bersama, ” katanya.
Pembekalan Kajian Struktur Sosial Budaya Masyarakat dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih bagi para tim pelaksana dipandu langsung oleh Tim Peneliti Sosial Budaya Fakultas Sastra UNIPA, Fernando Saragih S.S, MA, yang selanjutnya akan dilakukan kajian dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih pada tanggal 21 Maret 2014 sampai dengan 5 April 2014 dimulai dari Kampung Sima, Kwatisore, Yaur, Napan Yaur, Bawei, Yeretuar sampai dengan Kampung Goni dengan metode wawancara langsung terhadap masyarakat dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih.
Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri Tim Peneliti Sosial Budaya Fakultas Sastra UNIPA, Fernando Saragih, S.S, MA, Community Outreach and Development Coordinator WWF, Feronika Manohas, S. Pi, Pejabat Fungsional PEH dan POLHUT Bidang Pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Wilayah I Nabire, Aswadi Hamid dan Andi Mahmud Alamsyah, Staf ekonomi, sosial, budaya dari Bappeda, Isak Sanggenafa, Staf dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kab. Nabire, Drs. Barnabas Watofa, M.Si dan sejumlah Tim Pelaksana lainnya. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



