NABIRE – Warga dari anggota Group WattasApp (WA) Taalim Barisan Semut Hitam (BSH) menggelar Pengajian bersama untuk mempererat silaturahmi antar sesama sekaligus sebagai pembinaan keimanan bersama. Silahturahmi antar sesama anggota WA Ta’alim BSH tersebut digelar di Masjid Al Fallah, Minggu (26/8).Pengajian kemarin di Masjid Raya Nabire ini merupakan pengajian yang kedua untuk group WA Ta’alim BSH. Karena, pengajian perdana dihelat di Kalibobo beberapa waktu lalu. Dalam Pengajian sekaligus silahturahmi tersebut, Ustad Ruhul Asri Nurlette membawakan Materi Keutamaan Di Bulan Haji.Ketua Panitia Pengajian Ta’alim BSH, Rudy Ahmad Letsoin usai pengajian mengatakan baru pertama kali dilaksanakan pengajian bersama antar sesama anggota Ta’alim BSH. Karena pengajian kali lalu di Kalibobo untuk membentuk pengurus untuk menangani pembinaan keimanan antar sesama anggota group WA BSH. Panitia baru pertama kali menggelar pengajian, setelah terbentuk. Pengajian kali lalu merupakan pertemuan awal untuk membentuk panitia.Rudy menambahkan, warga yang tergabung di dalam group Ta’alim BSH di Kota Nabire sebanyak 212 orang. Dari jumlah tersebut sebagian sudah mengambil bagian, mengikuti pengajian di Masjid Al Fallah.Ia menilai, peserta pengajian cukup banyak disbanding anggota yang hadir dalam pengajian awal pembentukan panitia di Kalibobo. Sebab, peserta yang saat lalu hanya sekitar 50 anggota tetapi kali ini lebih dari 100 orang.Rudy menjelaskan, group Ta’alim BSH ini setiap kali melaksanakan pengajian berorientasi kepada memperdalam ilmu keagamaan dengan  mengikuti siatuasi keagamaan. Oleh sebab itu, dalam pengajian kemarin dititikberatkan tentang Bulan Haji. Karena, menurut kalender keagamaan, bulan ini bulan haji. Dengan demikian, setiap kali pengajian, materinya akan disesuai dengan situasi dan perkembangan keagamaan. Oleh karena itu, Ustad yang akan memberikan ilmu keagamaan juga masih terbuka untuk mengundang penceramah dari luar.Ketika ditanya, dominasi kelompok usia dari group Ta’alim BSH, Rudy mengatakan, sebagian besar dari kelompok keluarga muda. Masih ada juga dari kelompok pemuda/pemudi yang belum nikah tetapi sebagian besar anggota dari keluarga muda. (ans)