Waktu Dekat SK CP Formasi Umum, Honorer K1 & K2 Diumumkan
NABIRE - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire Petrus Agapa, S.Pd .MM kepada Papuapos Nabire Selasa (28/4) mengatakan, dalam waktu dekat atau tidak lama lagi Pemerintah Daerah (Pemda) akan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para Calon Pegawai (CP) form
Bagikan
NABIRE - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire Petrus Agapa, S.Pd .MM kepada Papuapos Nabire Selasa (28/4) mengatakan, dalam waktu dekat atau tidak lama lagi Pemerintah Daerah (Pemda) akan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para Calon Pegawai (CP) formasi umum tahun 2013 dan SK Honorer Kategori satu (K1) dan K2.
Karena menurutnya, Pemda jika SK sudah ditangan para CP dan honorer, maka akan dilanjutkan dengan kegiatan Prajabatan, sebab menurut Pemda setelah semuanya sudah beres akan dilanjutkan dengan penerimaan pegawai formasi tahun 2014, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai harapan semua pihak.Hingga saat ini, lanjutnya, masih ada lagi data Honorer yang tercecer yang belum dimasukan nama atau data pada beberapa tahun silam, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan yang hingga kini telah bekerja dengan sungguh-sungguh, namun nasib mereka belum dapat diperhatikan atau diperjuangkan.Sehingga dari data yang dikumpulkan, untuk honorer tercecer sebanyak 1000 orang lebih yang nasibnya belum diperhatikan, untuk itu Bupati Nabire Isaias Douw,S.Sos berjanjji sebelum dirinya meletakan jabatan semuanya ini sudah harus diselesaikan sebagai tugas akhir masa jabatannnya selaku bupati, karena kedepan masih banyak tugas lagi yang akan dikerjakan.Perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, tambah Petrus Agapa, data tenaga honorer yang tercecer jumlahnya kurang lebih 1000 orang itu, kini baru diusulkan oleh Pemda dan setelah dicek ke lapangan, para honorer tercecer ini yang benar–benar dapat melaksanakan tugas dengan baik di daerah terpencil seperti guru dan mantri, suster di bidang kesehatan.Dan setelah dicek pula, tidak ada data nama–nama mereka di K1 maupun K2, sehingga data ini baru diusulkan dan akan diperjuangkan hingga tuntas kedepan, agar mereka–mereka ini bisa melaksanakan tugas dengan baik untuk melayani masyarakat di daerah terpencil.(des)
Bagikan artikel ini



