NABIRE - Bertempat di aula Diklat Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (20/11), Wakil Bupati (Wabup) Amirullah Hasyim secara resmi membuka kegiatan pelatihan bagi 100 guru kontrak yang ditandai dengan pemukulan Tifa dan pemasangan kartu tanda peserta. Dalam sambutannya Wabup Amirullah mengatakan, pelatihan guru kontrak yang akan bertugas di 8 distrik terpencil, yakni Distrik Uwapa, Siriwo, Teluk Umar, Yaur, Moora, Napan, Yaro dan Distrik Wapoga. Untuk itu, selaku pimpinan daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penggiat pendidikan yang ada di daerah ini atas peran aktifnya dalam mencerdaskan peserta didikannya, membuka jalan pencerahan dan membangkitkan asa setiap insan agar menjadi manusia yang berkarakter, berpengetahuan dan kelak berguna bagi bangsa dan negara. Pelaksnaan pembangunan di Kabupaten Nabire sebagaimana yang dijabarkan melalui visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nabire, lanjutnya, pada sektor yang diprioritaskan dan diharapkan dapat berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta kepribadian yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan juga akan membawa peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklat mulia, cakap, kreatif, mampu bersaing serta menjadi warga yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk itu, guru yang berkwalitas dan profesional dalam mengajarkan ilmu pengetahuan memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan formal di sekolah. Tambahnya, serta diharapkan dapat memotivasi peserta didiknya dalam membangun karakter yang positif sesuai kepribadiannya masing-masing dan mendukung profesionalisme seorang guru diharuskan memiliki kompetensi kepribadian yang memadai. Pelaksanaan pelatihan dimulai tanggal 20 November dan berakhir pada 23 November 2017 ini merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis. Sebab tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman serta pembekalan tentang berbagai hal terkait tugas dan kewajiban seorang guru. Dimana guru atau pendidik harus mampu meningkatkan kepribadian yang mantap  patut diteladani dan teruji di lingkungan sekolah maupun masyarakat, dengan hal inilah seorang guru akan mampu membangun karakter peserta didik untuk memiliki etika perilaku yang baik dan mental yang tangguh.(des)