NABIRE - Bertempat di Asrama Putri Hasrat Suci Mandiri Jalan Merdeka Nabire, Sabtu(8/10), Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim, S.IP.,MM didampingi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  RI dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KB Keluarga Kabupaten Nabire menutup dengan resmi pelatihan menganyam.   Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof. DR. Yohana Susana Yembise dalam sambutan mengatakan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada ibu-ibu usaha pedagang asli Papua. Pasalnya, menurutnya, pembinaan yang diberikan kepada ibu-ibu ini sangat baik, dimana mereka diberi keterampilan, seperti membuat dompet dan membuat kerajinan tangan lainnya yang memiliki nilai jual, bahkan kabarnya dari hasil ketrampilan ini mereka juga bisa berkembang.  “Ini yang saya rasa sangat baik dan mesti didukung. Yang seperti ini tentunya yang kita sangat harapan kedepan, bila perlu ditingkatkan, dengan memberikan bantuan mesin jahit dan memberikan pelatihan dapat dikembangkan sehingga bisa lebih berkembang nantinya, termasuk usaha mikro mungkin lainnya,” tandasnya. Ini suatu kemajuan, Yembisa lihat sudah baik suasananya, namun demikian masih banyak yang perlu dibenahi dan mungkin juga terkait mesin jahit dan berupa bantuan modal dan sekaligus diberikan bantuan kerajian tangan dari ibu-ibu oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Bupati Nabire Isaias Douw, diwakili Wabup Amirullah dalam sambutan mengatakan, dilaksanakan kegiatan pelatihan pembukaan hingga penutupan ini dapat berjalan baik, semoga dengan selesainya pelatihan ini diharapkan kedepan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada kita supaya meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan pemberdayaan ekonomi rakyat. Moment yang sangat penting bagi seseorang perlu melaksanakan suatu kegiatan, sebab dengan pelatihan seorang dapat mengetahui apa dan bagaimana melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan yang akan dilakukan. “Seorang tidak banyak mengalami kesulitan dan diharapkan agar melalui pelatihan tersebut, memberikan nilai tambah bagi seorang di masa mendatang. Kegiatan berakhir pada hari ini, dimaksudkan agar dapat memiliki ketrampilan menganyam hingga dapat menambah penghasilan dan pendapatan guna meningkatkan tarap ekonomi kesejahteraan keluarganya,” tandas Wabup. (modes)