NABIRE - Sesuai data Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)  Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia dan dari data itu ada 4.550 Perguruan Tinggi (PT) dan dari data itu pula Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire masuk pada urutan ke-60 dari 4.550 PT yang ada di Indonesia. Dan dari data itu pula, Kemenristek RI telah menyatakan bahwa USWIM Nabire satu-satunya sebagai lembaga perguruan tinggi swasta yang legal dan sehat sesuai ketentuan Kemenristek di wilayah adat Meepago dan Teluk Saireri. Untuk itu, sebagai Rektor USWIM Nabire dalam sambutan Yudisium bagi 119 mahasiswa/mahasiswi pada Jumat (3/11), dengan mengutip kata-kata Koordinator Kopertis Wilayah IVX Papua dan Papua Barat Dr Suriel Semuel Mofu, S.Pd,M.Ed,.Tefl,M,Phil,D.Phil(OXON) mengatakan, Nabire ini tempat lahirnya orang–orang pintar. Sehingga dirinya sebagai Rektor USWIM Nabire telah diminta oleh Koordinator Kopertis Wilayah Papua dan Papua Barat untuk mendata semua perguruan tinggi negeri maupun swasta yang membuka kelas jauh di Nabire. Sebab, dimasa kini banyak PTS dan negeri yang tumbuh bagaikan Jamur di musim hujan dan diharapkan jangan lagi ada proses pembodohan terhadap masyarakat lagi di tanah Papua secara umum dan di Kabupaten Nabire secara khusus. Untuk saat ini USWIM Nabire telah memiliki 12 program studi dan semua program studi ini telah terakreditasi bersamaan dengan 4.550 perguruan tinggi yang ada di Indonesia, sehingga kedepan USWIM Nabire akan membuka program studi baru lagi. Dan kepada masyarakat yang ada di wilayah Meepago dan Teluk Saireri disampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian selama ini dengan memberikan anak-anak ke USWIM Nabire sebagai lembaga perguruan tinggi yang dipercayakan untuk mendidik anak-anak di dua wilayah adat ini.(des)