Tidak Ada Surat Suara Yang Rusak
NABIRE - Diluar Formuir C1 untuk DPR yang masih kurang, Logistik Pemilu Legislatif 9 April 2014, untuk Kabupaten Nabire sudah siap. Tidak ada surat suara yang rusak. Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire, Petrus Rumere, S.Sos., Kamis (27/3) kemarin, s
Bagikan
NABIRE - Diluar Formuir C1 untuk DPR yang masih kurang, Logistik Pemilu Legislatif 9 April 2014, untuk Kabupaten Nabire sudah siap. Tidak ada surat suara yang rusak. Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire, Petrus Rumere, S.Sos., Kamis (27/3) kemarin, seusai mendampingi Bupati dan Muspida lainya melakukan pengecekan logistic Pemilu.
Terkait pertemuan singkat dengan Muspida, menurut Ketua KPU Nabire, bahwa KPU memang sengaja mengundang Muspida untuk melihat secara langsung logistic Pemilu yang ada di KPU yang sudah di sortir, dilipat dan dipak untuk selanjutnya siap didistribusikan.“Setelah tadi kita sama-sama cek, semua logistic yang diperlukan itu sudah ada, hanya Formuir C1 yang masih kurang,” ungkapnya.Disamping untuk melihat secara langsung logistik, yang paling penting dalam pertemuan singkat itu untuk menepis isu yang berkembang apakah benar ada surat suara yang hilang atau rusak.“Yang terpenting dari pertemuan tadi, kita ingin memberikan informasi kepada Muspida, dengan cara melakukan pengecekan logistic secara langsung. Kita dengar banyak isu yang berkembang dari kelompok-kelompok, seolah-olah ada surat suara yang rusak, surat yang hilang, yang sebenarnya tidak ada itu,” ungkapnya.“Kita tadi sudah cek dengan Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari dan yang lain dan kita sudah sama-sama cek tidak ada surat suara yang hilang atau rusak,” tegasnya.Dikatakan Petrus Rumere, bahwa KPU ingin memastikan bahwa Pemilu Legislatif 9 April 2014 berlangsung sukses.“Ini negara, kami dari KPU ingin memastikan agar Pemilu Legislatif 9 April sukses. Ketika 9 April tidak berjalan karena diganggu oleh kelompok-kelompok, dalam pertemuan tadi kita sudah bicara untuk Negara ambil langkah, negara ambil tindakan.Ini persoalan nama baik dan wibawa negara. Dan bila kedapatan/ditemukan ada kelompok ataupun individu yang akan mengganggu jalanya pesta demokrasi maka akan ditindak tegas sesuai hokum yang berlaku,” tuturnya.Terkait dengan logistic, Ketua KPU Nabire menegaskan semua sudah lengkap hanya formuir C1 untuk DPR dan DPD RI yang masih kurang.Sementara untuk surat suara yang lebih, akan diamankan dengan dibuatkan berita acara untuk selanjutnya dilaporkan ke KPU Provinsi dan Pusat, lalu setelah Pemilu akan dimusnahkan. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



