Tema Hari Koperasi ke-49, Acuan dan Langkah Positif Tingkatkan Kinerja
NABIRE - Hari Koperasi ke-69 tahun 2016 diperingati dengan tema “Koperasi wujud badan usaha milik rakyat” sangat tepat untuk dijadikan acuan dan langkah positif untuk meningkatkan kinerja dan prestasi bagi gerakan koperasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan hidup masyar
Bagikan
NABIRE - Hari Koperasi ke-69 tahun 2016 diperingati dengan tema “Koperasi wujud badan usaha milik rakyat” sangat tepat untuk dijadikan acuan dan langkah positif untuk meningkatkan kinerja dan prestasi bagi gerakan koperasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat melalui kebangkitan ekonomi rakyat.
Hal demikian dikatakan Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Nabire Ir. Sukadi dalam upacara peringatan Hari Koperasi ke-69, Selasa (12/7) di halaman Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Nabire.Ungkapnya, bagi pemerintah daerah, tidak ada keragu-raguan untuk membangun ekonomi rakyat Nabire melalui koperasi seperti diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Disana tertulis bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, sementara dalam mengimplementasikan keberhasilan koperasi ini segala tatanan dan aturan telah diberikan oleh pemerintah melalui UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan berkoperasi.Diungkapkan Bupati, sebagaimana penjelasan UUD 1945, untuk membangun sebuah perusahaan yang sesuai dengan penjelasan konstitusi tersebut adalah koperasi.Untuk itu, tegasnya, kepada siapa saja yang membangun pereonomian rakyat melalui koperasi tidak perlu segan-segan karena dianggap memiliki eksistesi yang kuat, sebab kiprah koperasi telah dikehendaki UUD 1945.Namun kata Bupati, untuk membentuk koperasi harus mempunyai kelayakan ekonomi dan memenuhi syarat yang telah diatur sehingga koperasi dapat diharapkan untuk berkembang sesuai harapan.Sementara permasalahan yang dihadapi dunia koperasi di Kabupaten Nabire dalam upaya pengembangan dan pembinaan perkoperasian hendaknya diatasi dengan upaya peningkatan sumberdaya manusia serta penguatan permodalan, sebab meningkatnya kualitas hidup, produktivitas, kesejahteraan, pendapatan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta kemandirian daerah dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia.Dinyatakan Bupati, pemerintah Kabupaten Nabire telah mengambil langkah dengan mengoptimalkan kekutan tersebut melalui gerakan pembangunan Nabire demi kasih pada sesama pengelolaan pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemeliharaan sampai pada pemanfaatan hasil membangun keanekaragaman demi kasih guna mewujudkan kemandirian masyarakat.Karena, salah satu pilar utamanya telah memiliki tujuan yang jelas yakni untuk memberdayakan perekonomian rakyat sejalan dengan pertumbuhan dan pengembangan koperasi di Kabupaten Nabire.Menurutnya, koperasi merupakan wadah bersama untuk menghimpun dan menggerakan usaha rakyat yang belum mapan.Untuk menembangkan koperasi mutlak adanya dukungan, bantuan dan kerjasama dengan usaha-usaha ekonomi yang lebih kuat, seperti perusahaan milik negara dan milik swasta.“Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa koperasi harus merupakan gerakan dari masyarakat sendiri. Oleh karenanya harus dibangkitkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat bahwa melalui koperasi sebagai wadah usaha bersama sehingga usaha mereka lebih meningkat,” ungkapnya.“Dalam jangka panjang, kita menginginkan kehidupan koperasi mempunyai kekuatan untuk tumbuh dan berkembang secara terus menerus tetap tegak dalam era kemajuan teknologi seperti sekarang ini,” imbuhnya.“Koperasi tumbuh secara modern itu sama sekali bukan hal yang mustahil, dibeberapa negara maju dengan sistem ekonomi liberal sekalipun ternyata koperasi mampu hidup dengan meyakinkan,” tandasnya.Menurut Bupati, untuk menjawab tantangan, mau tidak mau koperasi harus dikelola secara profesional dan memperhatikan hukum-hukum ekonomi yang rasional.Masalah kelembagaan, pengelolaan usaha, keuangan, produksi, pemasaran perlu ditingkatkan pengelolaannya karena lapangan kerja koperasi masih luas seperti pertanian, kerajinan rakyat, industri kecil perikanan, perkebunan rakyat, angkutan dan masih banyak lagi.“Pemerintah Kabupaten Nabire dalam mengembangkan koperasi telah memberikan bantuan modal stimulan bagi koperasi yang berada diwilayah Kabupaten Nabire,” ungkapnya.Bupati mengharapkan agar koperasi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi anggota dan koperasi mempunyai usaha-usaha produktif.“Cita-cita menuju membangun Nabire demi kasih pada sesama dapat terwujud apabila koperasi mampu memberikan kontribusi dalam kehidupan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



