NABIRE - Potensi sumber daya alam yang ada di Teluk Cenderawasih di wilayah Kabupaten Nabire ini cukup besar. Namun hingga kini belum dimanfaatkan secara baik demi peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat yang mendiami Wapoga hingga Kampung Goni, Distrik Teluk Umar. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, saat membuka kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Nelayan yang berlangsung di aula Pertemuan Dinas Kelautan dan Perikanan, Kamis (2/11). Kata dia, sumber daya alam yang ada di Teluk Cenderawasih ini diberikan Tuhan kepada ciptaanNya yang ada di wilayah ini.  Sehingga kehadiran dirinya bersama Tim Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, untuk memberikan masukan atau tambahan pengetahuan. Agar potensi sumber daya alam yang ada ini bisa dikelola dan dimanfaatkan menjadi sesuai yang berguna dan sebagai sumber penghidupan ekonomi masyarakat pinggiran atau pesisir pantai dan kepulauan. “Potensi sumber daya alam Teluk Cenderwasih yang Tuhan berikan dari Wapoga hingga Kampung Goni ini semuanya sangat menjanjikan yang tinggalnya menghiasi bibir pantai hingga lautan luas, tinggal sekarang kita manusia mengelola apa yang Tuhan sudah berikan ini,” terangnya. Lanjut Mote, kini pemerintah tidak lagi memberikan bantuan kepada perorangan nelayan, akan tetapi pemerintah memberikan bantuan bagi kelompok nelayan dengan catatan kelompok yang akan dibantu itu harus memiliki kartu nelayan dan asuransi. Untuk itu, kepada nelayan yang ada di Kabupaten Nabire diharapkan tidak sendiri-sendiri, akan tetapi harus ada lembaga yang mengaturnya. “Dan saat ini kehadiran saya ke Nabire meminta agar sebelum akhir tahun 2017 kita sudah bentuk dua Koperasi Nelayanan,” harapnya. Lanjutnya, bagi masyarakat yang telah memiliki kartu nelayan, kelak anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah perikanan akan dibebaskan dari biaya–biaya apapun alias sekolah gratis.(des)