NABIRE – Mulai tahun 2017, warga transmigran khususnya Kampung Bumi Raya (SP I) dan Kali Semen (SP II) akan menikmati pelayanan air bersih dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Nabire. Sedangkan pelayanan air bersih kebutuhan rumah tangga di Kampung Wadio (SP III) tergantung kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK). Direktur PDAM Tirta Adrian Kabupaten Nabire, John N Monim, AMd.Tek, di sela-sela Sidang Paripurna DPRD Nabire dalam rangka pembahasan APBD Perubahan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Nabire, Rabu (28/9) mengatakan, untuk melayani kebutuhan air bersih bagi warga transmigran di SP khususnya SP I, II dan III Distrik Nabire Barat, pihaknya sedang membangun jaringan pipa untuk menyalurkan air bersih yang berasal dari air terjun Kali Semen. Jaringan pipa kini sudah berada di pertengahan Kampung Bumi Raya dan Kali Semen, akan dibagi dua arah dari perempatan SP I. Satu jalur ke Kampung Kali Semen dan satu jalur lagi ke Kampung Bumi Raya.Menurut Monim, selama ini warga yang sedang mendiami daerah di Kali Bumi tidak mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Mereka hanya berharap air hujan untuk mendapat air bersih.Untuk menjawab kebutuhan air bersih di kawasan SP, PDAM memanfaatkan jaringan pipa dari Cipta Karya, dari Dinas Pekerjaan Umum yang sudah ada sebelumnya.Monim menjelaskan, pembangunan intik induk di air terjun Kali Semen dan penyambungan pipa ke Kampung Bumi Raya dan Kali Semen bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan pekerjaannya koordinasi dengan Satker Balai Jalan. Sedangkan pembangunan jaringan pipa ke Kampung Wadio dengan DAK.Oleh karena itu, pembangunan jaringan pipa ke Bumi Raya dan Kali Semen diharapkan akan tuntas tahun depan. Sedangkan penyambungan air bersih ke Kampung Wadio, tergantung cepat tidaknya kucuran dana DAU untuk pipanisasi di Kampung Wadio.    Monim memprediksi, sumber air bersih di Kali Semen akan mampu melayani kebutuhan air bersih hingga ke Pemancar RRI Wadio. Oleh sebab itu, ia mengharap masyarakat tidak merusak dan membuka hutan di sekitar daerah tangkapan air Kali Semen. (ans)