Surat Suara Pilpres Belum Tiba
NABIRE – Hingga saat ini surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 untuk 5 kabupaten yakni Kabupaten Nabire, Dogiyai, Paniai, Deiyai dan Intan Jaya, belum tiba di Nabire. Logistik Pilpres berupa surat suara diperkirakan akan tiba di Nabire pada akhir bulan i
Bagikan
NABIRE – Hingga saat ini surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 untuk 5 kabupaten yakni Kabupaten Nabire, Dogiyai, Paniai, Deiyai dan Intan Jaya, belum tiba di Nabire. Logistik Pilpres berupa surat suara diperkirakan akan tiba di Nabire pada akhir bulan ini. Logistik berupa surat suara ini dicetak di pusat dan selanjutnya didistribusikan hingga ke daerah-daerah.
Hinggu Minggu (22/6) kemarin, logistik yang sudah tiba di Nabire baru formulir-formulir serta sampul-sampul. Logistik ini menurut informasi diadakan dari provinsi dan dikirim ke Nabire melalui KM Lambelu.
Data yang dihimpun media ini, logistik Pilpres yang berupa formulir dan sampul yang sudah tiba di Nabire merupakan logistik untuk 5 kabupaten di wilayah tengah Papua ini. Masing-masing untuk Kabupaten Nabire, Dogiyai, Paniai, Deiyai dan Intan Jaya. Logistik yang berupa formulir dan sampul itu kini sudah ada di gudang KPU Kabupaten Nabire.
Logistik untuk KPU Kabupaten Nabire yang sudah diterima, diantaranya, formulir C3 PPWP, formulir C6 PPWP, formulir C7 PPWP dan anak kunci berjumlah 2 koli. Formulir lainnya yang juga sudah sampai diantaranya, formulir C4 PPWP, formulir D1 PPWP, formulir D1 plano PPWP, formulir D2 PPWP, formulir D3 PPWP, formulir D4 PPWP, formulir D5 PPWP, dan formulir D6 PPWP, totalnya 1 koli.
Sementara logistik berupa sampul, masing-masing sampul II.S.2-PWP dan sampul V.5.4-PWP sebanyak 1 koli, sampul V.S.3.1-PWP, sampul V.S.3.2-PWP, sampul IV.S.1-PWP, sampul V.S.4-PWP, sampul II.S.1-PWP dan sampul III.S.1-PWP totalnya sebanyak 1 kolo, dan sampul sampul V.S.2-PWP dan sampul V.S.1-PWP sebanyak 1 koli. Sehingga total logistik berupa formulir dan sampul untuk KPU Kabupaten Nabire sebanyak 6 koli.
Sementara logistik untuk KPU Kabupaten Dogiyai, jenisnya sama yakni berupa formulir dan sampul. Jumlah formulir sebanyak 4 koli sementara berupa sampul sebanyak 3 koli, dengan total sebanyak 7 koli.
Untuk KPU Kabupaten Paniai, logistik berupa formulir sebanyak 5 koli dan logistik berupa sampul sebanyak 2 koli, dengan total sebanyak 7 koli. Untuk KPU Kabupaten Intan Jaya, logistik berupa formulir dan sampul sebanyak 7 koli. Terbagi dalam 5 koli formulir dan 2 koli sampul. Sementara untuk KPU Kabupaten Deiyai jumlah keseluruhan logistik berupa formulir dan sampul sebanyak 7 koli. Masing-masing terdiri dari 6 koli berupa formulir dan 1 koli berupa sampul.
Distribusi Logistik Pilpres Sudah 85 Persen
Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menyebutkan, pihaknya sudah mendistribusikan 85 persen logistik untuk kebutuhan Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Seperti kotak suara, surat suara, dan berbagai formulir untuk pemilih.
Disampaikan Ferry, logistik yang sudah didistribusikan itu diutamakan untuk di luar Pulau Jawa, kemudian di luar negeri. Sebab, dikhawatirkan akan terkendala masalah cuaca atau keadaan alam. Kemudian, untuk Pulau Jawa termasuk DKI Jakarta akan didistribusikan pada tahap akhir.
"Terkait soal logistik sudah selesai. Dalam negeri sudah selesai produksinya 100 persen, tapi untuk distribusinya belum. Mungkin 80 atau 85 persen sudah mulai terdistribusi. Provinsi-provinsi yang belum terdistribusi adalah pulau Jawa termasuk Jakarta," kata Ferry di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Juni 2014.
Ferry menuturkan, pendistribusian untuk seluruh wilayah Indonesia ditargetkan akan selesai pada 28 Juni 2014. Sementara itu, kata Ferry untuk di luar negeri dipastikan sudah selesai.
"Di Pulau Jawa itu yang memang perlu perhatian kita, ditunggu sampai tanggal 28 Juni. Kalau luar negeri semua sudah terdistribusi satu minggu yang lalu. Batasnya itu sampai dengan Jumat besok, kita akan lihat," katanya.
Ferry menambahkan, untuk pendistribuisian di luar negeri, KPU pusat masih menunggu laporan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang terdiri atas 130 perwakilan di 96 negara di seluruh dunia.
"Kami masih menunggu laporan dari pokja PPLN untuk menyampaikan informasi dari 130 perwakilan seperti apa. Ada yang dibawa tim kita dan yang tidak," ujarnya.
Seperti diketahui, rakyat Indonesia akan menjalani pemilihan presiden pada 9 Juli 2014. Pada pemilihan presiden kali ini ada dua pasang calon yang akan dipilih oleh rakyat Indonesia yakni, calon nomor urut pertama, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan calon nomor urut kedua, Joko Widodo-Jusuf Kalla. (ros)
Bagikan artikel ini



