NABIRE – Cadangan dan stok beras yang ada di gudang milik Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Nabire untuk triwulan terakhir di tahun 2017 ini aman hingga awal tahun depan, bahkan hingga bulan Maret 2018 mendatang. Hal ini seperti disampaikan Kepala Kantor Seksi Logistik (Kakansilog) Nabire, Rahmat Hidayah, SE, ketika dikonfirmasikan awak media ini kemarin, melalui pesan singkat WhatsAppnya. Terangnya, stok beras yang ada di gudang Bulog Nabire saat ini dapat dikatakan aman tersedia dan dapat mencukupi kebutuhan beras untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri dan masyarakat Kabupaten Nabire, bahkan beberapa kabupaten lainnya di wilayah Meepago. Selain dapat mencukupi akan kebutuhan makanan pokok bagi masyarakat di kabupaten ini, beras yang tersedia saat juga dimungkinkan dapat menopang untuk beberapa kabupaten lainnya, seperi Kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai dan Kabupaten Intan Jaya. “Dari jumlah stok yang ada ini bahkan sampai tiga bulan kedepan cukup,” ujar mantan salah satu pejabat di lingkungan Perum Bulog Manokwari, Papua Barat ini. Rahmat menambahkan, untuk beberapa pekan hingga bulan kedepan juga akan ada penambahan stok beras dari luar Nabire dan Papua, sekira 2.000 ton. “Dalam beberapa bulan kedepan ada penambahan stok, beras sebanyak 2.000 ton. Kami juga telah melakukan penyerapan beras lokal Nabire. Tercatat hingga akhir tahun 2017 sebanyak 2 ribuan ton,” jelas pak Dayat panggilan akrabnya. Menyangkut kualitas beras yang ada di Bulog Nabire, seperti dikabarkan sebelumnya, Kakansilog Rahmat Hidayah kembali menegaskan bahwa sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), yaitu kualitas medium. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan kuatir, lantaran sudah sangat layak untuk dikonsumsi layaknya beras antar pulau, sebutnya.(wan)