SMTK–PHHN Sekolah Babak Baru Berlandaskan Iman Kekristenan
NABIRE - Pada ibadah syukur pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi 25 orang siswa–siswi Sekolah Menengah Kristen Teologi–Pelita Harapan Hidup Nabire (SMTK-PHHN), berlansung di Gedung Gereja GKII Alfa Omega Kelurahan Bumi Wonorejo, Minggu (4/9), Ketua Panitia Penerim
Bagikan
NABIRE - Pada ibadah syukur pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi 25 orang siswa–siswi Sekolah Menengah Kristen Teologi–Pelita Harapan Hidup Nabire (SMTK-PHHN), berlansung di Gedung Gereja GKII Alfa Omega Kelurahan Bumi Wonorejo, Minggu (4/9), Ketua Panitia Penerimaan Murid Baru Yoel Ematapa,S.Sos mengatakan, SMTK–PHHN merupakan sekolah babak baru yang berlandaskan Iman Kekristenan.
Hal ini merupakan babak baru bagi para siswa dan siswi yang telah diterima pada sekolah SMTK-PHHN, secara pribadi dan tim pengajar telah merindukan adanya sekolah yang berbasis keagamaan dan bersifat Oikumene atau lintas Deniminasi Gereja dan kerinduan itu muncul juga dari pendiri sekolah SMTK-PHHN Bapak Pendeta Yaan R. Kobogayauw,M.Th.Harapan merindukan ini, lanjutnya, diharapkan menjadi kerinduan kita semua serta juga menjadi harapan Pemerintah Kabupaten Nabire serta Gereja-gereja yang ada di sekitar Nabire dan luar Nabire untuk membangun pelayanan pendidikan yang berkarakter Kekristenan di daerah ini guna menyiapkan masa depan bangsa.Melalui program belajar dan mengajar di SMTK-PHHN, kita dapat mulai dengan satu kelas pada ruangan yang ada disamping Gereja GKII Alfa Omega, tentunya dengan fasilitas yang telah diusahakan bisa sesuai dengan nilai kepantasan program belajar dan mengajar.Tambahnya, namun berhubungan dengan keterbatasan dana yang ada, tentunya sekolah ini masih jauh dari kata ‘Pantas’ sebagai ruang kelas yang standar seperti sekolah-sekolah lain di daerah ini. Tetapi, demikian hal ini tidak mengurangi semangat kami guru dan para siswa/i dan sebagai guru kami telah berkomitmen mengajar adalah panggilan hidup dari Tuhan Yesus Kristus, Guru Besar. (des)
Bagikan artikel ini



