NABIRE - Sebagai Sekoah Menengah Atas (SMA) yang telah lama berdiri dan ikut mencerdaskan anak bangsa dan kini sudah ratusan hingga ribuan anak telah diluluskan dari SMA Setia Yaro Distrik Yaro. Namun kenyataan hingga saat ini, SMA Yaro tidak memiliki rumah jabatan guru dan juga tenaga guru (pengajar) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), akan tetapi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Setia Yaro lebih dominan guru honor. Hingga bulan Maret 2017 sesuai monografi data guru, SMA Setia Yaro hanya memiliki guru yang berstatus PNS sebanyak 3 orang dan 12 orang guru honor, sehingga dalam pemberian gaji bagi guru honor pihak sekolah sangat kerepotan untuk membayar guru honor.Demikian dikatakan Kepala SMA Setia Yaro Yulius Lolongan, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (21/3) di ruang kerja seraya menambahkan, hingga saat ini tidak ada rumah dinas jabatan guru, sehingga semua guru yang bertugas tinggal di rumah masing-masing dan rumah gurupun sangat jauh bahkan ada yang tinggalnya di kota.Untuk itu, diharapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan Nabire agar memperhatikan masalah rumah guru dan juga guru yang berstatus PNS untuk ditempatkan pada SMA Setia YARO. Sebab, tenaga guru dan rumah menjadi kendala yang belum ada perhatian serius.Dan tentunya sebagai lembaga pendidkan yang ikut mencerdaskan anak-anak bangsa, meminta agar dilakukan survey oleh Dinas Pendidikan Nabire ke sekolah-sekolah yang banyak menampung guru PNS, sehingga dibagi ratakan ke semua SMA yang ada di daerah ini agar proses KBM berjalan maksimal. (des)