NABIRE - Pengurus-pengurus cabang olahraga khususnya Pengkab FORKI Kabupaten Nabire, diminta untuk menyiapkan atlet-atletnya khususnya tingkat remaja dengan terus dibina dan dilatih dalam rangka mengikuti Kejurda Provinsi Papua tahun 2017 guna menyongsong PON Remaja tahun 2017 di Semarang Jawa Tengah.Demikian diungkapkan Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, dalam sambutannya sebelum menutup Kejurkab Karate Nabire Kamis (23/4) di GOR Kotalama tadi malam. Dikatakan Ketua KONI, dalam sebuah kejuaraan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun menang dan kalah bukan merupakan tujuan dalam sebuah even olahraga.“Tujuan olahraga yang bersifat prestasi baik dalam naungan cabang maupun cabang dibawah naungan KONI merupakan tugas KONI dan cabang untuk membina atlet untuk mampu berkelanjutan berprestasi,” ungkapnya.Disamping pembinaan, kejuaraan itu untuk meningkatkan rasa persaudaraan, rasa kebersamaan dalam kepengurusan FORKI secara khusus dan secara umum KONI Kabupaten Nabire.“Bagi yang menang saat ini jangan terlalu bangga hati, tetapi jadikan sebagai motivasi atau pendorong untuk menuju pada prestasi yang lebih tinggi. Yang belum berhasil jangan merasa kalah karena itu merupakan keberhasilan yang tertunda,” tuturnya.Lanjutnya, dengan pengalaman ini merupakan evaluasi bagi atlet dan perguruan dibawah naungan FORKI, karena bila mau mengevaluasi maka akan menuju sebuah keberhasilan.Selaku Ketua KONI sekaligus warga FORKI, Madyo Prayitno mengharapkan segenap anggota FORKI (5 perguruan) untuk meningkatkan kebersamaan dan kerjasama demi kemajuan FORKI di Kabupaten Nabire. “Dengan kebersamaan setiap halangan dan rintangan dapat diatasi dengan baik,” ujarnya.Dikemukakan Ketua KONI, dalam tahun 2015 sesuai dengan pogram KONI yang mengacu pada program KONI provinsi bahwa tahun 2015 merupakan tahun pembinaan bagi atlet-atlet pada cabang-cabang olahraga yang ada dibawah naungan KONI, utamanya atlet tingkat remaja.Madyo Prayitno berpesan kepada pengurus FORKI untuk terus meningkatkan pembinaan khususnya karateka-karateka remaja yang dipersiapkan pada Kejurda Karate Provinsi tingkat Remaja tahun 2016, dengan harapan Nabire mampu membawa hasil yang baik sehingga dapat mewakili Papua dalam rangka mengikuti PON Remaja tahun 2017 di Semarang Jawa Tengah.“Ini merupakan tantangan bagi pengurus cabang khususnya Pengkab FORKI Kabupaten Nabire untuk menyiapkan atlet-atlet yang terbaik untuk dapat berkiprah di tingkat provinsi dan nasional,” katanya.Madyo Parayitno meminta kepada Pengkab FORKI, pengurus perguruan dan para pelatih untuk mementapkan kerja sama, bergandeng tangan untuk membentuk atlet-atlet utamanya atlet remaja yang handal untuk mewakili Kabupaten Nabire.Menurutnya, dengan hasil yang telah dicapai dalam Kejurkab merupakan hasil FORKI Nabire secara umum dan kedepan mampu disatukan dan dipusatkan latihan sebagai pusat latihan FORKI Kabupaten Nabire. “Pengalaman FORKI tahun lalu jangan sampai terulang kembali dimasa mendatang,” ungkapnya.Dalam kesempatan itu, Ketua KONI mengingatkan bahwa Kepengurusan FORKI Kabupaten Nabire telah berakhir pada bulan Februari lalu dan telah diperpanjang sampai dengan 6 bulan kedepan, dengan harapan masa enam bulan dapat dimanfaatkan sebaik-sebaiknya untuk membentuk kepengurusan baru yang nantinya kepengurusan baru dapat mempersatukan seluruh angota FORKI yang notabenenya ada 5 (lima) perguruan. “Bila Kepengurusan FORKI sehat maka secara otomatis para pelatih, perguruan dan atlet juga akan sehat,” katanya. (iing elsa)