Selama Tidak Ada Akses, Menou Tetap Terbelakang
NABIRE - Selama tidak akses jalan darat ke Distrik Menou, daerah itu tetap terbelakang, tidak akan ada perubahan. Karena, semua kebutuhan pe
Bagikan
NABIRE - Selama tidak akses jalan darat ke Distrik Menou, daerah itu tetap terbelakang, tidak akan ada perubahan. Karena, semua kebutuhan pembangunan dan komunikasi ke Menou terkendala hanya karena tidak ada akses darat. Mengandalkan lewat udara, biayanya minta ampun mahalnya.Oleh karena itu, masyarakat Menou meminta pemerintah daerah untuk membuka akses darat dengan membangun jalan darat dari Yaro. Sebab, perusahaan yang mengambil hasil hutan di kawasan Yaro, hampir mendekati wilayah Menou sehingga masyarakat meminta pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan dari ujung jalan HPH.Masyarakat menilai, selama pemerintah tidak membangun jalan darat, pembangunan sektor apapun di Menou, tidak akan berubah, termasuk pelayanan pemerintahan, pendidikan dan kesehatan.Usulan tersebut disampaikan beberapa wakil dari masyarakat Menou dalam pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire saat hearing, pekan lalu di Kampung Kunupi, Distrik Menou.Kepala Suku dari Menou dalam pertemuan itu mengungkap, semula berharap akan perubahan kemajuan lewat desa sehingga kami minta desa tetapi belum berubah. Pikir nanti akan berubah maju, kalau ada camat sehingga kami minta camat tetapi itu tidak ada perubahan. Kami pikir nanti ada perubahan kalau sudah ada lapangan terbang tetapi itupun tidak ada. Masyarakat Menou bingung nanti ada perubahan dan maju lewat apa.Wakil dari masyarakat ini menuturkan, setelah semua ini dicoba ternyata tidak ada perubahan. Masyarakat sekarang minta jalan, pemerintah buka jalan supaya semua kebutuhan pembangunan mudah ke Menou dan ada jalan untuk keluar masuk sehingga perubahan di Menou akan terjadi dengan sendiri. Tetapi, selama tidak ada jalan darat, Menou tetap tidak maju dan berkembang.Saking kesalnya masyarakat atas buntunya harapan mereka untuk jalan darat, malah ada peserta yang meminta agar usulan ini dititipkan di DPRD Nabire agar bisa dilanjutkan oleh anggota DPRD dan Bupati Nabire yang baru. Karena, Bupati Nabire dan anggota DPRD periode lalu dan kini tidak mampu memperjuangkan akses jalan darat ke Menou.Ketua DPRD Nabire, Marthen Douw yang ikut sebagai anggota kelompok hearing ke Distrik Menou mengatakan, setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh masyarakat sudah disampaikan kepada pemerintah baik itu lewat pertemuan dengan mitra, saat sidang melalui pemandangan umum fraksi. Bahkan Bupati Nabire juga sudah menanggapi akan usulan masyarakat. Tetapi, aspirasi masyarakat tidak terjawab juga karena pejabat lewat instansi teknis di eksekutif tidak menindaklanjutinya.Oleh sebab itu, Mado panggilan akrabnya ini mengajak masyarakat untuk terus berdoa meminta kepada Tuhan agar harapan masyarakat Menou bisa dijawab oleh pemerintah. (ans)
Bagikan artikel ini



