Sejumlah Penumpang Garuda Kecewa
NABIRE – Sejumlah penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7655 merasa kecewa dengan pelayanan maskapai ternama ini. Pa
Bagikan
NABIRE – Sejumlah penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7655 merasa kecewa
dengan pelayanan maskapai ternama ini. Pasalnya, barang bagasi sejumlah
penumpang maskapai yang terbang dari Jayapura tujuan Nabire, Kamis (21/12)
kemarin, tidak terangkut dan masih berada di Jayapura. Padahal, sejumlah barang
yang tertinggal itu, menurut pemilik barang, adalah barang penting dan
seharusnya bersamaan dengan penumpang sampai di Nabire. Kekecewaan sejumlah
penumpang itu disampaikan langsung kepada petugas Garuda Indonesia di Bandara
Nabire. Mendapat komplain dari sejumlah penumpang, pihak Garuda Indonesia menyatakan akan berkoordinasi
dengan pihak Garuda Indonesia di Bandara Sentani, Jayapura. Pihak Garuda
Indonesia menjanjikan akan segera memberangkatkan barang bagasi penumpang yang belum
terangkut. Tidak terangkutnya barang bagasi penumpang itu, menurut informasi
dari petugas Garuda, karena overload barang yang diangkut. Namun pemilik barang yang tertinggal tidak puas dengan jawaban overload barang yang
menyebabkan barangnya tidak terankut. Para pemilik barang menuntut pihak Garuda
Indonesia untuk bertanggung jawab atas tidak terangkutnya barang bagasi
sejumlah penumpang tersebut. Bahkan ada pemilik barang yang menuntut agar
barang dikirim pada kesempatan pertama (pagi hari) menggunakan maskapai lain
yang terbang lebih awal dari jadwal Garuda Indonesia yang jadwal penerbangannya
baru sampai di Nabire pada sore hari. “Kami sudah bayar mahal-mahal tapi kenapa barang saya tidak terkirim. Itu barang penting, dan mau
kami bawa ke atas (pedalaman, red). Dengan tidak terangkutnya barang bagasi
itu, kami sudah dirugikan. Jadi tolong pihak Garuda Indonesia bertanggung jawab
atas persoalan ini,” ujar salah seorang penumpang Garuda Indonesia yang
terlihat cukup kesal dengan peristiwa ini. Salah seorang penumpang lainnya juga menyayangkan kejadian tidak terangkutnya barang
bagasinya. Kata dia, barang yang dibagasikan dirinya adalah untuk persiapan
perayaan Natal yang akan dirayakan di kampung halamannya di daerah pedalaman. Namun
dengan belum terangkutnya barang tersebut berdampak pada perjalanan dirinya ke
kampung halamannya. “Tidak ada pemberitahuan dari pihak Garuda kepada saya soal barang tidak terangkut karena
alasan over muatan. Barang bagasi penumpang itu harusnya diprioritaskan untuk diangkut
bersamaan dengan penumpangnya. Kami minta pihak Garuda bertanggung jawab, kirim
barang-barang kami secepatnya,” ujar penumpang Garuda yang rencananya akan
langsung berangkat ke kampung halamannya di daerah pedalaman itu. (ros)
Bagikan artikel ini



