NABIRE – Sebanyak 152 Siswa DIII Keperawatan Akper Nabire, terdaftar keanggotaan di BPJS. Program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) merupakan program strategis nasional. Salah satu wujud optimalisasi program JKN-KIS dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan Cabang Biak dengan DIII Keperawatan Nabire tentang jaminan kesehatan bagi mahasiswa.  “Universitas DIII Keperawatan mendaftarkan mahasiswanya menjadi peserta JKN-KIS sejumlah 152 orang. Manfaat yang akan didapatkan dengan adanya jaminan kesehatan adalah melindungi dari resiko biaya pada saat sakit,” terangnya Diyah Susanty, saat ditemua media kemarin, Sabtu, (20/1).  Lanjutnya, sakit dapat terjadi setiap saat dengan potensi biaya yang tidak dapat diperkirakan. Dengan adanya jaminan kesehatan dapat memberikan kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu lagi memikirkan biayanya, karena biaya pelayanan kesehatannya sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan.  Untuk itu, diharapkan dengan adanya penandatanganan PKS ini dapat memotivasi universitas lainnya yang ada di Nabire untuk mendaftarkan mahasiswanya ke dalam program JKN-KIS. Ketua Prodi Abrahaman Marey, SKM. Mkes, mengatakan, sangat bersyukur bahwa siswa DIII Keperawatan Akper Nabire, bergabung kartu keanggotaan BPJS Nabire. Misalnya siswa kami ada kejadian yang tidak terduka maka dengan adanya BPJS jadi lebih mudah untuk mengatasinya. “Kami berharap, BPPJS yang ada di Nabire menyangkut soal kepercayaan dari mahasiswa kepada BPJS. Harus ada pelayanan yang semaksimal. Jangan sampai mendapatkan pelayanan yang tidak maksimal, pasti mereka langsung kecewa,” pesannya. (ris)