NABIRE - Sebelum masuk puncak perayaan Paskah tahun 2019, kalah atau waktu itu Yesus Kristus telah mengalami banyak penderitaan di bumi pada masa membawa salib mengalami berbagai macam penderitaan yang dialaminya dari dan oleh tentara Romawi, dipukul, dibenci, diludahi dan lain sebagainya hingga menyerahkan nyawanya mati diatas kayu salib, wafat dan bangkit kembali untuk menebus dosa umat manusia di bumi.Pantauan Rabu (27/3) kemarin, bertempat di halaman Gereja Santo Petrus Kampung Bumi Mulia SPC sekitar pukul 15.45 WIT sebagian umat Katolik  melaksanakan kegiatan pengakuan dosa dihadapan pastor.Pada kesempatan itu, Pastor Paroki Santo Yosep Nabar Pastor Injonito Gerry Da Krus SCH.P menyampaikan, sebelum pengakuan dosa umat menyiapkan hati dan batin yang baik, langsung mengerahkan kepada Tuhan agar melalui pengakuan dosa yang dilaksanakan bisa dapat menembus atau mengampuni dosa-dosa yang biasa kita lakukan didalam hidup kehidupan kita sehari-hari.Pengakuan dosa itu penting bagi umat katolik sebelum memasuki perayaan puncak paskah agar perayaan puncak paskah yang akan dilaksanakan nantinya kita dapat menerima Yesus itu dengan baik hati yang tulus dan ikhlas didalam diri, pribadi dan kepada sesama agar benar-benar Yesus bersama dengan kita dimana kita hidup dan berada. Karena hidup dan mati kita hanya melalui Yesus saja, selain dari Yesus tidak ada jalan bagi kita.Badan Pengurus Gereja, Feliks Ukago menyampaikan selaku pribadi, umat dan gereja menyampaikan terima kasih banyak atas luangan waktu bapak Pastor yang telah datang melayani umat disini, karena kami umat merasa juga ini sangat penting yang harus dilaksanakan.Sejak bapak Pastor telah menempati di Paroki Santo Yosep hingga saat ini pastor selalu datang di Kring kami dan mengunjungi keadaan umat terus-menerus sampai saat itu. “Kami umat menyampaikan terima kasih karena bapak Pastor punya kegiatan di Paroki juga terlalu banyak, tapi selalu melaksanakan monitoring terus keadaan umat di 13 kring secara langsung,” katanya.Seusai pengakuan dosa umat bersama pastor duduk bersama berbicang-bincang terkait dengan keberadaan umat yang ada di Kampung Bumi Mulia dan pada kesempatan itu, kata Pastor umat yang jauh dengan gereja itu kita punya tugas adalah dapat mendoakan mereka agar mereka juga bisa kembali aktif masuk gereja. (modes)