NABIRE - Bertempat di halaman Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah III Papua Daerah Nabire, keluarga besar Jemaat Bukit Sion mengadakan natal pembukaan untuk menyongsong hari natal 25 Desember 2013 dan memasuki tahun baru 1 Januari 2014, Sabtu (30/11).   Disela-selah kegiatan barapen (bakar batu, red) Ketua Jemaat Pembangunan Gereja Bukit Sion, Yosehp Pugiye, mengatakan pembukaan natal yang dilaksanakan ini bukan hal baru. Namun setiap tahun memasuki awal bulan Desember biasa dilaksanakan kegiatan bakar batu. Kegiatan ini untuk menyongsong sang bayi anak manusia yang sedang datang dari dalam hati manusia. Pada malam harinya dilaksanakan malam puji-pujian untuk jemaat Gereja Bukit Sion. Kegiatan ini untuk menyambut dan memasuki hari baru tanggal  1 Desember yang merupakan bulan rahmat sang putra Yesus Kristus yang akan lahir 25 Desember. Dengan harapan, semoga kasih Allah dalam Yesus putra natal menerangi, menyertai, memberkati, dan mempersatukan kita untuk meraih masa depan yang penuh suka cita. Dilaksanakan kegiatan ini menyambut anak manusia dan firman Tuhan mengajak seluruh umat kristiani yang ada di Nabire untuk mau mengasihi sesama umat manusia yang hidup di dunia, akan selalu hidup dalam kedamaian. Tuhan Yesus yang akan lahir kedunia demi menyelamatkan dosa manusia, selalu memberikan kasih kepada manusia. Hanya saja manusia sering kali lupa dengan apa yang diberikan Tuhan Yesus kepadanya. Manusia sering menyakiti hati sesamanya.  Tetapi Tuhan Yesus terlalu baik dan teramat baik, sehingga dirinya masih memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat dan saling mengasihi sesama. Jika semangat natal itu berlangsung sepanjang hidup kita, berarti kasih itu ada pada diri kita. Melalui itu kita hidup dengan semangat natal kita hidup dengan sesama dalam damai dengan membangun Nabire dengan kasih Allah. Diharapkan melalui semangat natal ini seluruh komponen masyarakat di Nabire, menyatukan hati dan menyerahkan seluruh perhatian pada panggilan nurani dan sikap kasih dalam damai natal guna membangun Nabire. Selaku ketua jemaat juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan motivasi, dorongan, dukungan baik secara materi maupun non materi sehingga perayaan natal pembukaan dapat terlaksana dengan baik, aman, lancar dan sukses. Kiranya dengan kasih Allah yang begitu besar, sehingga telah mengkaruniakan putra-Nya yang tungal itu. Supaya setiap orang yang percaya kepada–Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (modes)