Pohon Natal Warna-Warni Tertinggi Berdiri Megah Telah Dinyalakan
NABIRE - Pohon Natal berupa lampu hias warna-warni berdiri megah. Pohon Natal menjulang di Tugu Tinggal Landas atau Tugu Rudal depan Kantor Bupati Nabire dengan indah dan megah. Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, didampingi Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, tokoh
Bagikan
NABIRE - Pohon Natal berupa lampu hias warna-warni berdiri megah. Pohon Natal menjulang di Tugu Tinggal Landas atau Tugu Rudal depan Kantor Bupati Nabire dengan indah dan megah. Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, didampingi Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, tokoh agama lintas agama telah menyalakan lampu dalam bentuk Pohon Natal yang diklaim tertinggi di Papua, di penghujung detik-detik Bulan November yang sebelumnya dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh lintas agama (Kristen, Katolik, Islam, Hindu dan Budha).
Bupati Isaias Douw, dalam sambutanya meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk menjaga keutuhan keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.Bahwa Kabupaten Nabire yang terdiri dari beraneka ragam suku, agama budaya, bahasa, adat istiadat merupakan modal dasar dalam membangun Nabire dengan baik. Bahwa perbedaan itu jangan sampai menodai eratnya persatuan dan kesatuan yang telah terbangun di Kabupaten Nabire selama ini.Bupati Douw meminta agar persatuan dan kesatuan tetap dipertahankan dan bahkan harus terus dijalin. Keberagaman di Kabupaten Nabire jangan sampai dinodai dengan perbedaan yang membawa perpecahan. Namun, sebaliknya keberagaman dan perbedaan harus disatukan guna membangun Kabupaten Nabire.*Jangan Ada Yang Memprovokasi dan Mudah TerprovokasiDalam kesempatan tersebut, Bupati Nabire menyatakan bahwa selama ini Kabupaten Nabire dalam situasi yang aman dan kondusif. Keberagaman dan perbedaan tidak pernah bermasalah. Justru yang ada saling menghormati dan menghargai, toleransi antar umat beragama terjalin dengan baik dan harmonis.Oleh karena itu, Bupati memberikan warning agar jangan coba-coba melakukan provokasi di Kabupaten Nabire. “Nabire selama ini aman dan kondusif, mari kita jaga bersama, kita terus pertahankan kondisi ini. Toleransi antar umat beragama terus jalin agar harmonisasi dalam kehidupan disini, di daerah yang kita cintai bersama ini,” ungkapnya.“Jangan pernah coba-coba melakukan provokasi disini,” tegasnya.Bupati juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Nabire agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang terjadi di luar Nabire.“Jangan gampang diprovokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang terjadi diluar Nabire,” tandasnya.Terkait berdirinya Pohon Natal, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Komunitas Bihewa yang telah menggagas sekaligus merealisasikannya. “Saya menyampaikan terima kasih kepada komunitas Bihewa, walapun belum pernah dibantu tetapi memberikan ide, gagasan dan merealisasikan dalam wujud nyata. Wujud yang menjadi lambang Persatuan dan Kesatuan, Kerukunan antar umat beragama, ke-Bhineka Tunggal Ika-an, keberagamaan suku, agama menjadi satu di Kabupaten Nabire,” tuturnya.Pohon Natal warna-warni berupa lampu hias itu sendiri digagas oleh Komunitas Bihewa dan direalisasikan, didirikan megah di Tugu Tinggal Landas oleh panitia komunitas tersebut yang diketua Udin Mardin yang juga Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Nabire. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



