Petrus Rumere : Tidak Ada Surat Suara yang Hilang
NABIRE – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire, Rabu (12/3) siang kemarin memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi Selasa malam di Sekretariat KPU Jalan Merdeka Nabire. Dalam insiden itu, dinilai KPU terjadi lantaran adanya miskomunikasi dan salah pa
Bagikan
NABIRE – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire, Rabu (12/3) siang kemarin memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi Selasa malam di Sekretariat KPU Jalan Merdeka Nabire. Dalam insiden itu, dinilai KPU terjadi lantaran adanya miskomunikasi dan salah paham.
Dalam jumpa pers kemarin, dengan tegas Ketua KPU Nabire Petrus Rumere, S.Sos didamping 2 anggotanya dan Sekretaris KPU Miekel Mote, mengatakan kejadian semalam tersebut bukan kejadian luar biasa melainkan sebatas adanya salah paham dan kurang adanya komunikasi yang terjadi dengan baik antara anggota Polres Nabire yang melakukan Pam dan pihak sekretariat KPU. Dikatakan Petrus, ada isu ataupun pesan singkat (SMS) yang tersebar sekarang yang salah satunya menyebutkan bahwa ada ratusan surat suara yang hilang atau mungkin bahasannya dibawa oknum tertentu. SMS ataupun kabar ini, tegasnya, tidak benar. Dan perlu diketahui, lanjut Petrus Rumere, kepada sejumlah wartawan di Café Chocolate tidak ada surat suara yang hilang di KPU Nabire. Dirinya selaku Ketua KPU Nabire mau pastikan itu bahwa kalau ada surat suara yang hilang atau kurang, pihak KPU Nabire langsung koordinasikan dengan pihak terkait dalam hal ini pihak Polres Nabire maupun Panwas untuk mengecek kebenarannya.Selanjutnya, kalaupun ada surat suara yang hilang pastinya pihak KPU Nabire akan membuatkan berita acara kehilangan dan atau kekurangan. Kemudian akan melaporkan ke KPU Pusat untuk ditambah. “Soal ini sebenarnya tidak jadi soal kalau memang benar, dan KPU pasti akan buat berita acara dan kemudian akan diganti,” tandasnya.Pada kesempatan hari ini perlu juga diluruskan bahwa semua informasi diluar dari lembaga KPU (khususnya menyangkut persoalan tersebut), itu adalah informasi illegal dan tidak perlu ditanggapi karena tidak dapat dipertanggung jawabkan. Jika ada informasi sebaiknya dikroscek terlebih dahulu kepada KPU. Menjawab pertanyaan media ini terkait proses pelipatan surat suara, terang Petrus, pelipatan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) anggota DPR RI DPD DPRD provinsi dan Kabupaten Nabire diperkirakan akan selesai beberapa hari ini. Karena proses pelipatannya masih berjalan sampai hari ini. “Proses pelipatan surat suara yang jumlahnya cukup banyak dan tersimpan dalam ratusan kardus yang tiap kardusnya sekitar 1.000 surat suara ini, kami dari pihak KPU Nabire upaya rampung dalam beberapa hari kedepan, termasuk proses persortiran surat suaranya,” jelas Rumere.Sekedar informasi dan sesuai data yang diterima media ini baik melalui pesan singkat menyebutkan kronologis singkat kejadian malam itu disebutkan bahwa ada sejumlah surat suara Pileg yang dibawa ke rumah salah satu staf/anggota KPU Nabire untuk dilakukan pelipatan, ketika dikembalikan usai dilipat jumlahnya telah berkurang.Hal ini dipertanyakan oleh oknum anggota Polres Nabire yang piket jaga di Sekretariat KPU. Karena pertanyaan tersebut, Sekretaris KPU tidak terima dan terjadilah insiden. Setelah kejadian anggota dimaksud diantar ke RSUD Nabire oleh perwakilan forum komunikasi anak adat dan perintis peduli demokrasi Nabire sebagai perwakilan keluarga untuk divisum. (wan)
Bagikan artikel ini



