NABIRE - Pesta Seni Budaya II Kabupaten Nabire Tahun 2014, yang dilaksanakan sejak Senin (6/10) hingga Sabtu (11/10) berakhir dengan sukses. Walaupun pada Kamis (9/10) malam sempat terjadi keributan di lokasi tempat penyelenggaraan. Namun langsung diantisipasi secara cepat oleh panitia.    Ketua Panitia Pesta Seni Budaya II Kabupaten Nabire Tahun 2014, Yusuf Sirampun, ST., MT, saat memberikan laporan panitia di hadapan para undangan mengatakan, dasar pelaksanaan Pesta Seni Budaya II Kabupaten Nabire Tahun 2014, berdasarkan Perda Nomor 47 Tahun 2009, tentang tugas pokok dan fungsi Budporapar kabupaten Nabire. Kedua berdasarkan, SK Bupati Nomor : 7 Tahun 2014 tanggal 22 Januari Tahun 2014, tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Nomor 12 Tahun 2014 tentang Penetapan Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang, Pejabat Penatausahaan Keuangan dan Bendahara Pengeluaran Dana (DAU), (OTSUS), (DBH), dan Dana (DAK) T. A 2014. Ketiga, SK Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Nomor 137 Tahun 2014, tanggal 24 Juli 2014 tentang Penunjukan Panitia Penyelenagara Festival Budaya Daerah Kabupaten Nabire Tahun 2014 dan DPA SKPD TA. 2014. Kata Pirade, tujuan digelarnya Pesta Seni Budaya II Kabupaten Nabire Tahun 2014, untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui ungkapan nilai-nilai seni dan budaya daerah, Menggali, melestarikan dan mengembangkan potensi seni budaya tradisional pada kelompok suku/etnis ASLI PAPUA yang ada di kabupaten Nabire, dan Sebagai ajang Pomosi Potensi Seni budaya dan Pariwisata Kabupaten Nabire. Sedangkan, Peserta Pesta Seni dan Budaya II Tahun 2014 terdiri dari setiap Distrik, dan Sanggar–sanggar seni yang ada di Kabupaten Nabire. Menurutnya, euforia masyarakat untuk ikut dalam pesta budaya ke - II sangat besar, hal ini terlihat dari Pentas seni budaya yang ditampilkan serta, benda budaya yang ditampilkan dalam Stand - Stand Pameran. Hal tersebut, Kata Pirade perlu di apresiasi, di hargai untuk di gali, di lestarikan dan dikembangkan sebagai wujud jati diri masyarakat. "Masyarakat yang bermartabat adalah, masyarakat yang menghargai budayanya,  dengan budaya yang ditampilkan serta ekonomi kreatif yang di pamerkan akan menjadi aset kekayaan daerah dalam membangkitkan kepariwisataan, sehingga kita dapat mandiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam berbudaya,” tuturnya. Sebagai wujud penghargaan kepada Peserta Pesta Seni Budaya Tahun 2014, kepada kontingen yang ikut ambil bagian dalam Pesta Seni Budaya II Tahun 2014, Panitia Pelaksana melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire memberikan sertifikat atau piagam penghargaan kepada para peserta. Diharapkan kedepannya dapat ditampilkan pada iven-iven di tingkat propinsi, nasional dan manca negara. Panitia Penyelenggara Pesta Seni Budaya Tahun 2014 Kabupaten Nabire, juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos  yang telah memberikan dukungan dan apresiasi yang besar demi terlaksananya Pesta Seni Budaya Ke – II Tahun 2014. Selanjutnya, Kepada Kepala Distrik, Sanggar-sanggar seni, terlebih Khusus kepada kontingen dari distrik yang sudah menampilkan berbagai seni budaya dan ekonomi kreatif dari Kampung-kampung. Tak lupa pula, kepada Pihak Keamanan, Seluruh Panitia dan semua pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan pesta budaya Ke – II.   “Kami sadar, bahwa masih banyak kekurangan yang terjadi, namun hal ini bukanlah faktor  kesengajaan kami Panitia, tetapi semata karena keterbatasan kami untuk berbuat yang terbaik sebagaimana diharapkan, oleh karenanya kami mohon maaf atas kekurangan tersebut. Seperti pepatah mengatakan, tak ada gading yang tak retak, tidak ada manusia yang sempurna. bila ada jarum yang patah jangan simpan dalam laci, bila ada kesalahan kami jangan simpan dalam hati,“ pungkasnya. (cad)