Perceraian Masih Mendominasi Perkara di Pengadilan Agama
NABIRE – Kasus perceraian hingga saat ini masih mendominasi perkara di Pengadilan Agama Nabire. Kasus perceraian jumlahnya terus terja
Bagikan
NABIRE – Kasus perceraian hingga saat ini masih mendominasi perkara di Pengadilan Agama Nabire. Kasus perceraian jumlahnya terus terjadi kenaikan dari tahun ke tahunnya. Hal ini seperti disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Nabire, Basirun Samlawi, di sela-sela acara pelepasan Ketua PA. Nabire H. Hasan Zakaria, Sag, SH, yang akan pindah tugas ke Pengadilan Agama Suwawa Propinsi Gorontalo, Selasa (16/10) kemarin. Peningkatan kasus perceraian ini bisa dilihat dari data perkara Pengadilan Agama Nabire selama tahun 2017 terjadi 138 peristiwa perceraian. Sementara pada bulan Oktober 2018 ini dilaporkan tercatat masuk 140 perkara perceraian yg telah diputus. Dari 140 perkara perceraian tersebut sebagian besar diajukan oleh pihak istri. Dominasi perceraian yang diajukan oleh istri dikarenakan pihak perempuan yang banyak mengalami kerugian dalam rumah tangga. Baik tidak adanya tanggung jawab suami, tidak adanya nafkah dan perselingkuhan. Olehnya persoalan ini menjadi agenda bersama para pemangku kepentingan untuk ikut memikirkan dan penyelesaian sengkarut sosial bidang keluarga. Selayaknya persoalan keluarga diselesaiakan secara damai dan jalur mediasi. Sementara itu, pada acara pengantar tugas Ketua dan Hakim Pengadilan Agama Nabire pada 16 Oktober 2018 yang dilaksankan di ruang utama Pengadilan Agama Nabire itu, turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Ketua Pengadilan Agama Paniai, para hakim PN dan PA Nabire, Asisten II Setda Nabire yang juga sebagai Ketua PHBI Nabire, Drs. La Halim, para Ketua PKM se-Kota Nabire, Ketua STAI Assyafiyah dan keluarga besar Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri. Pada sambutan perpisahan itu, Ketua Pengadilan Agama Nabire, Hasan Zakaria, SAg.SH. menyampaikan, selama bertugas di Nabire dirinya merasa sangat berkesan dengan suasana keharmonisan di lingkungam kantor dan lingkungan masyarakat. Pembangunan Papua secara umum dan Nabire yang terus mengalami kemajuan menajadi bagian yang mengesankan. Harapan ke depan kesaadaran berhukum semoga terus meningkat. (ros)
Bagikan artikel ini



