Pengawas Silang dari 3 SMA, SMA BM 2 Hari Sukses Laksanakan UNKP
NABIRE - Dengan dukungan tugas guru pengawas silang antar sekolah dari 3 SMA/MA peserta ujian diakhir tahun pelajaran 2017/2018, SMA B
Bagikan
NABIRE - Dengan dukungan tugas guru pengawas silang antar sekolah dari 3 SMA/MA peserta ujian diakhir tahun pelajaran 2017/2018, SMA Bhakti Mandala (SMA BM) telah sukses 2 hari mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) yang kini tengah berlangsung.Dari tiga sekolah SMA memberikan tugas pengawasan silang itu masing-masing SMA IPAIYE, SMA Adven dan SMA Muhamadiyah, dimana tugas pengawasan dalam 4 ruangan itu langsung diambil alih oleh guru-guru pengawas dari 3 sekolah tersebut.Demikian dikatakan Kepala SMA Bhakti Mandala Nabire Agustinus Ambadatu, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (10/4), di ruang kerjanya seraya menambahkan, tugas sekolah induk penyelenggara ujian hanya bisa memfasilitasi jalannya ujian, sementara yang berhadapan langsung dengan peserta ujian hanyalah guru pengawas silang.Dan pada kegiatan ujian di tahun pelajaran 2017/2018 sangat menyakitkan sekali, dimana para guru SMA/MA dan SMK sudah tidak terima gaji dan juga tidak ada biaya bantuan ujian dari pemerintah sehingga sangat merepotkan sekali soal dana atau biaya ujian.Karena di sekolah ini kami harus tanggung makan minum pengawas dan juga uang transportasi, namun tidak ada dukungan dana dari pemerintah sebagai bantuan dana ujian, sehingga dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi kegiatan ujian sesuai Juknis yang ada sudah dapat digunakan untuk ujian.Sehingga sebagai kepala sekolah bersama panitia ujian tingkat sekolah, galih sana-sini mencari dana guna mensukseskan ujian. “Kami guru berpikir para pejabat di daerah ini sudah tidak bisa berpikir lagi untuk nasib guru yang sudah 3 bulan belum terima gaji,” keluhnya.Dan perlu diketahui oleh semua pihak, bahwa hingga saat ini para guru SM/MA dan SMK baru terima satu bulan gaji, sehingga yang sisa tiga bulan kira-kira dikemanakan kah? Dan tidak semua guru terima gaji satu bulan itu terbukti di SMA Bhakti Mandala dari 14 PNS hanya 11 yang terima gaji, sisanya 3 guru belum terima gaji 4 bulan.“Untuk saat ini kami guru sangat bijak dan arif dalam mengambil keputusan, dimana kami guru lebih berpikir nasib generasi bangsa ini, karena kami guru juga tau bahwa kami guru juga bisa jadi pejabat akan tetapi pejabat tidak bisa jadi guru, sehingga nasib gaji kami tidak di perhatikan dengan baik,” pungkasnya.(des)
Bagikan artikel ini



