Pendampingan Program Revitalisasi akan Berkunjung ke SMKN 1
NABIRE - Telah kita ketahui bersama, bahwa SMK Negeri 1 Nabire dipilih dan masuk dalam program Revitalisasi oleh Presiden Republik Indonesi
Bagikan
NABIRE - Telah kita ketahui bersama, bahwa SMK Negeri 1 Nabire dipilih dan masuk dalam program
Revitalisasi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, sehingga kini SMKN 1 akan
dikunjungi langsung oleh tim pendampingan dari pusat dan ini merupakan
kunjungan yang kedua dilakukan pendampingan revitalisasi. Kegiatan pendampingan yang dilakukan terhadap program yang sudah direncanakan, sehingga
kini sudah ada 6 sasaran program revitalisasi SMKN 1 Nabire yang telah
dilakukan pada pendampingan pertama yang kini tinggal dipelajari 6 program
sasaran tersebut pada pendampingan kedua ini agar diketahui mana program
sasaran yang belum jalan dan yang sudah jalan. Demikian dikatakan Ketua Program Revitalisasi SMKN 1 Nabire Pujiono, STP,MM kepada
Papuapos Nabire, Senin (20/11), di ruang kerjanya seraya menambahkan, program
revitalisasi sesungguhnya tidak didanai dari pusat, akan tetapi diberikan
pendampingan dari pusat, dengan harapan dukungan dana dari pos-pos dana yang
ada di sekolah. Untuk itu, pada kunjungan program revitalisasi pertama SMKN 1 Nabire telah mengajukan 6 program
diantaranya, pertama, pengembangan dan penyelarasan kurikulum, kedua,
standarnisasi sarana dan prasarana. Ketiga, pemenuhan dan peningkatan
profesionalitas guru dan tenaga kependidikan. Sementara ke4, inovasi pembelajaran, lima, kerja sama sekolah dan Dunia Usaha dan Dunia
Industri(DUDI) serta dengan pihak perguruan tinggi dan yang keenam, penataan
dan pengelolaan kelembagaan. Dari 6 program
revitalisasi bagi SMKN 1 ini telah dilaksanakan pada kunjungan pertama. Dan pada kegiatan kunjungan yang kedua pendampingan revitalisasi ini akan dilihat mana program
yang sudah jalan dan mana yang belum jalan dari keenamnya, karena dalam program
revitalisasi ini tidak dibiayai oleh dana dari pemerintah pusat, tetapi
pendampingannya dapat dilaksanakan dengan harapan program revitalisasi berjalan
dengan dana pos yang ada di sekolah.(des)
Bagikan artikel ini



