NABIRE - Kecelakaan (Laka) atau tepatnya tabrak lagi yang terjadi di Jalan Trans (Poros) Nabire – Paniai, Wadio Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire belum lama ini yang menyebabkan satu korban meninggal dunia berinisial WB, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas Polres Nabire.Kasus tabrak lagi yang berimbas pemalangan yang dilakukan warga sekitar Wadio ini kini menjadi perhatian (atensi) langsung Kapolres Nabire. Dan pada hari Kamis (16/05/2019) AKBP Sonny M. Nugroho T,S.IK, telah mengundang keluarga korban untuk dapat membantu pihaknya dalam mengungkap kasus tersebut. Pasalnya, dalam kasus Laka tabrak lari yang terjadi Minggu malam, sekira pukul 23.00 WIT itu tidak ada saksi di tempat kejadian atau orang yang melihat kejadian dan barang bukti di TKP. Namun, guna menyikapi hal tersebut Kapolres Nabire didamping Kasat Lantas Iptu Suhardi Syahailatua, S.Sos, telah bertemu dengan keluarga korban dan telah membantu serta memberikan bahan makanan untuk acara duka dengan harapan, masyarakat tidak melakukan aksi pemalangan.Mewakili Kapolres Sonny, Kasat Lantas Polres Nabire kepada media ini menerangkan, kasus tabrak lari yang terjadi sangat ini masih dalam proses penyelidikan. Untuk itu, dirinya sangat berharap kepada pihak keluarga korban untuk dapat membantu dalam pengungkapan kasus tersebut.Dari Satlantas Polres Nabire sendiri, tambahnya, telah membentuk tim untuk mengungkap siapa pelaku tabrak lari tersebut. Dengan harapan, selama dilaksanakan penyelidikan kasus Laka itu pihak keluarga korban dan masyarakat Wadio khususnya tidak membuat gerakan tambahan, seperti melakukan pemalangan jalan dan lainnya.“Kami jajaran Polres Nabire, utamanya dari Satuan Lalu Lintas akan berupaya semaksimal mungkin untuk melacak ataupun mengungkap kasus Laka atau tabrak lari ini, meskipun hingga kini dapat dikatakan masih kabur lantaran tidak ada saksi ataupun barang bukti di sekitar TKP,” tegasnya.(wan)