Pati Staf Khusus Kasad Tutup TMMD ke-97 Secara Resmi
NABIRE – Pati Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Bangun Pratikno secara resmi menutup serangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 97 Tahun Anggaran (TA) 2016 di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/Paniai di Rawaudo Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire, R
Bagikan
NABIRE – Pati Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Bangun Pratikno secara resmi menutup serangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 97 Tahun Anggaran (TA) 2016 di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/Paniai di Rawaudo Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire, Rabu (19/10) pagi kemarin.
Penutupan kegiatan TMMD ke 97 di Kabupaten Nabire yang ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin langsung Brigjen TNI Bangun Pratikno dan Kapten Inf Jhoni Bogia (Perwira Kodim 1705/Paniai selaku Komandan Upacara dan Lettu Inf Sunata, Danramil Obano selaku Perwira Upacara yang diikuti sekitar 500 orang dan penandatangan serta penyerahan proyek TMMD ini mengambil tema “Dengan Semangat Kemanunggalan serta Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa, Kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.Sebelum menutup secara resmi kegiatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD dalam amanatnya yang dibacakan Pati Staf Khusus Bangun Pratikno mengatakan, lebih kurang satu bulan lamanya sejak 20 September 2016 kemarin para prajurid TNI AD, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat setempat telah bekerja sama menyelesaikan program TMMD ke 97 tahun ini. “Kebersamaan yang sudah lama kita bangun dan kita jaga merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa pada masa sekarang ini. Salah satu diantaranya ialah dalam membantu Pemda dalam menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur serta mengakselerasi program Pemda yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” terangnya.Program TNI manunggal membangun desa ini, lanjutnya, telah dimulai sejak tahun 1980 dengan sebutan program ABRI Masuk Desa (AMD). TMMD ke 97 tahun 2016 telah menyelesaikan sebanyak 165 sasaran fisik berupa pembangunan dan infrastruktur yang tersebar diberbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia diantaranya pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru pembangunan jalan makadam, rabat jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, semenisasi serta penimbunan pelebaran dan pengerasan jalan. “Selain itu TMMD tahun ini melaksanakan pembangunan Infrastruktur lainnya pembuatan dan rehab jembatan dan gorong-gorong, pembangunan halte, pembuatan pos kamling, pembuatan sarana olahrga serta renovasi dan pembangunan rumah ibadah serta sekolah. Termasuk juga pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat,” jelas Kasad.Disamping sasaran fisik tersebut diatas, tambah Mulyono, kita juga telah menyelesaikan non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional, pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka memelihara dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disentegrasi bangsa yang dilancarkan melalui Proxy War, berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Tegasnya Kasad Mulyono, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kwalitas dan kwantitas serta isu bangkitnya Komunisme. Oleh karena itu, kegiatan TMMD ini salah satu upaya TNI Angkatan Darat dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. Pada kesempatan tersebut, Kasad berbintang empat (4) ini mengakhir amanatnya dengan menyampaikan, atensi dan harapan sebagai tidak lanjut program TMMD ke 97 diantaranya, pelihara kebersamaan dan semangat gotong royong, dengan lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD.Hadir pada kegiatan penutupan TMMD kali ini, Kolonel Inf Moch Luthfie Beta selaku Kasrem 173/PVB, Letkol Inf Jerry Harapan Tua Simatupang, Dandim 1705/PN, Drs. Jhony Pasande Sekda Nabire, Jhohanes Dauro Mallo (Wakil Pengadilan Negeri Nabire), Mayor Inf Endang Sumardi (Danyon 753/AVT-R), AKBP Widiyanto (Danyon C Brimob Nabire), Kompol Irwan Sunudin (Wakapolres Nabire), Mayor Czi Yoga Febrianto (Dandenzipur 12/OOH), Nicholas Wambrao (Kasatpol PP Nabire), kepala-kepala SKPD dan Kadistrik Nabire. (wan)
Bagikan artikel ini



