Pastor Gerry Pimpin Perayaan Ekaristi Arwah Uskup Jhon Philip Saklil
NABIRE – Perayaan ekaristi arwah 40 (empat puluh hari) atau 40 malam armalhum Uskup Keuskupan Timika Mgr. Jhon Phlip Saklil, Pr bebera
Bagikan
NABIRE – Perayaan ekaristi arwah 40 (empat puluh hari) atau 40 malam armalhum Uskup Keuskupan Timika Mgr. Jhon Phlip Saklil, Pr beberapa waktu lalu yang dipanggil oleh Tuhan, maka umat Katolik Paroki Santo Yosep Nabire Barat berdoa bersama untuk tempat peristirahatan kekal bersama disisi kanan Allah Bapak di Surga.Pantauan Rabu (11/9) bertempat di Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Nabar pukul 16.00 WIT hingga selesai dapat dilaksanakan aman dan terlaksana baik.Perayaan ekaristi ini diawali dengan kata-kata pembukaan oleh Pastor Injonito Gerry Da Krus Sch.P dengan menyampaikan Uskup Keuskupan Timika Mgr. Jhon Phlip Saklil, Pr yang telah meninggalkan kita khususnya umat Katolik Keuskupan Timika ini salah satu kesedihan yang kita tak bisa dilupakan atas pelayanan yang setia yang dilaksanakan selama hidup karena sendiri yang mencari umat.Misa dalam rangka menghantarkan arwah armarhum uskup Jhon Phlip Saklil Pr itu, dipimpin Pastor Gerry yang dihadiri umat katolik 13 kring dari Paroki hingga di kring kelapa sawit umat dapat mengikuti perayaan ekaristi dengan kesediaan dan tangisan air mata.Pastor Gerry dalam kotbahnya menyampaikan apa yang dilakukan oleh uskup itu memberikan amanat dan tugas yang diajarkan kepada kita misionaris, katekese, imam, pewarta dan ketua kring, kitalah yang pewaris untuk mencari umat dimana mereka tinggal dan berada. Sebab, Allah nyatakan kebaikan dan kebenaran melalui orang–orang sederhana. Almarhum telah meletakan dasar ‘buat jalan menuju Tuhan’ keluarga sebagai dapur tungku api. Dan juga anak-anak kita ini diajak sejak mulai usia dini lima pokok, doa yakni, pertama doa aku percaya, kedua doa tobat, ketiga doa Bapa kami, keempat doa salam Maria dan kelima doa Kemuliaan agar suatu ketika anak jadi besar tidak akan lupa untuk selamanya.Selanjutnya, di rumah itu umat perlu ajar anak itu dengan pekerjaan yang positif sepertinya, membaca, menulis dan berhitung agar apa yang anak dapat di waktu usia kecil itu tak akan lupa selamanya dan ini merupakan sebuah kenangan buat anak untuk menceritakan kedepan hingga perlu kita perhatian anak kita ini dengan serius.Pada setiap hari setelah empat puluh hari di alam raya, almarhum Uskup Jhon Sakril diantar melalui nada dan lagu oleh umat secara bersama kehidupan abadi di surga, agar dapat layak diterima di kanan Allah Bapa di sorga.Seusai perayaan ekaristi diakhiri dengan doa penutup, dan lagu penutup dilanjutkan dengan kegiatan pemutaran video perjalanan almarhum uskup dari sejak SMP hingga pada saat kemarin meninggal disaksikan oleh umat sambil ramah tamah, makan sore bersama di halaman Gereja Paroki Santo Yosep Nabar.(modes)
Bagikan artikel ini



