NABIRE - Partai Politik (Parpol) Koalisi pengusung Capres dan Cawapres Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H. Muh. Jusuf Kalla berkomiten dan bertekad untuk memenangkan Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H. Muh. Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI dalam Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Hal itu terungkap dari sambutan-sambutan para ketua Parpol pengusung dalam Deklarasi Dukungan serta Pemenangan Jokowi-JK, Rabu (2/6) di Aula Maratatha. Ketua DPC PDI-P Kabupaten Nabire yang juga Wakil upati Mesak Magai, S.Sos., M.Si, mengatakan, deklarasi ini akan tercatat dalam sejarah bahwa 5 Parpol bersatu guna memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli mendatang.“Nabire merupakan pusat aktivitas di Papua Taengah, pintu masuk bagi daerah lain, sehingga deklarasi ini, kita yang hadir didalamnya merupakan pusat informasi bagi rekan-rekan kita yang lain di kabupaten-kabupaten lain diwilayah tengah,” tuturnya.“Hari ini Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Nabire telah memimpin kita dalam deklarasi, oleh karena itu Jokowi-JK merupakan pilihan rakyat, pilihan kita semua,” ungkapnya.Menurut Mesak Magai, bila mencermati situasi menjelag Pilpres, sesungguhnya masyarakat menginginkan pemimpin yang sederhana, pemimpin yang jujur seperti Jokowi.“Kita butuh pemerataan pembangunan sampai di Papua, oleh karena itu kita butuh pemimpin yang mengerti itu. Dan pemimpin itu ada dalam figur Jokowi,” ujarnya.“Kalau kita berhitung suara, berapa pemilih ada di Papua, untuk memenangkan jumlah suara buat apa Jokowi buang waktu dan jauh-jauh ke Papua yang jumlah pemilihnya hanya kurang dari 3 juta dan itu hanya nol koma sekian persen dari jumlah pemilih nasional. Tetapi Jokowi sadar bahwa mulai dari Sabang sampai Merauke merupakan bagian dari NKRI untuk itu sebelum menjadi presiden menginjak Papua terlebih dulu,” tuturnya.Mesak Magai mengajak untuk memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli.Hal senada dikatakan Pengurus Partai Nasdem yang bertekad dan mengajak untuk memenangkan Jokowi-JK. Hal itu karena masyarakat mempunyai harapan yang lebih baik, lebih sejahtera dan lebih merata. Jokowi mampu mengangkat harkat dan martabat hak-hak adat dan masyarakat Papua secara umum.“Mari kita bersatu, membangun kekuatan untuk memenangkan Jokowi-Jk, Jangan lupa tanggal 9 Juli datang ke TPS-TPS dan coblos Nomor urut 2,” tegasnya.Sementara itu Ketua DPC PKB Kabupaten Nabire, M. Rofiq mengatakan, PKB sudah mempunyai isyarat untuk bergabung dalam koalisi ini, dan itu terbukti nomor urut 2 yang dipakai dalam Pilpres 9 Juli.“Boleh jadi dalam Pileg kemarin kita bahu membahu untuk memenangkan Caleg dan Parpol kita masing-masing, tetapi dalam moment ini kita saling merangkul, ekerja sama, bersatu dan bahu membahu untuk memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Kita semua sepakat bahwa kita di Papua walaupun Parpol mendukung Capres sebeah tetapi kita di Papua khsususya di Nabire dan Zona II akan mendukung dan memilih Jokowi-JK,” ungkapnya.“Kita memilih Jokowi-JK bukan hanya untuk Papua tetapi untuk nasional. Kita memilih Jokowi karena merupakan figur yang berangkat dari masyarakat kecil, yang memahami persoalan dan penderitaan dimasyarakat dan sangat tahu betul bagaimana solusi, bagaimana menyelesaikan permasalahan-permasalahan masyarakat kecil,” tegasnya.Ketua DPC Hanura Kabupaten Nabire Abner Kalem juga mengajak untuk memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres, memenangkan figur yang bersikap sederhana dan jujur dan tentunya mencintai masyarakat kecil.Hal senada berupaa ajakan untuk memenangkan Jokowi-JK diungkapkan pengurus DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Kabupaten Nabire. Segenap Pengurus PKPI Kabupaten Nabire siap berjuang untuk memenangkan Jokowi-JK.Sedangkan Sekjen DPD PDI-P Provinsi Papua yangjuga Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Provinsi Papua, Eduardus Keisa, mengatakan bahwa deklarasi itu artinya bersepakat untuk memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli.“Getaran kemenangan Jokowi-JK sudah terasa, oleh karena itu mari kita satukan tekad untuk memenangkan Jokowi-JK, namun yang terpenting yang harus kita lakukan adalah pada tanggal 9 Juli, yakni datang ke TPS dan Coblos Nomor Urut 2, karena semua yang telah dilakukan tidak akan berarti apa-apa tanpa datang ke TPS dan coblos Jokowi-JK,” tuturnya. (iing elsa)