Panitia Tabligh Akbar Dibubarkan
NABIRE - Tabligh Akbar yang dilaksanakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nabire kerjasama dengan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nabire dan Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Baiturrahman Oyehe dengan mendatangkan Da’I kondang dari
Bagikan
NABIRE - Tabligh Akbar yang dilaksanakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nabire kerjasama dengan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nabire dan Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Baiturrahman Oyehe dengan mendatangkan Da’I kondang dari Jakarta, Ustadz Muhammad Nur Maulana, baru-baru ini terbilang sukses dan meriah. Dan akhirnya panitia tabligh Akbar, Minggu (15/3) dibubarkan.
Suksesnya kegiatan itu ditunjukkan dengan adanya antusias kaum muslimin dan muslimat yang memadati Masjid Baiturrahman Oyehe sebagai tempat berlangsungnya kegiatan Tabligh Akbar KKSS agar dapat mendengarkan tausiah dan bertatap muka langsung dengan Ustadz Muhammad Nur Maulana yang selama ini hanya dapat dilihat di layar kaca pada salah satu stasiun televisi dalam program Islam Itu Indah.
Sukses melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar KKSS bersama Ustadz Muhammad Nur Maulana (Ustadz dengan ciri khas jamaah ohh.. jamaah, red) tersebut, panitia Tabligh Akbar yang dikomandoi oleh Hansari,S.Sos.,M.Si menggelar agenda pembubaran panitia pelaksana sebagai bentuk evaluasi dan pertanggung jawaban atas kegiatan yang telah dilaksanakan di Pantai Nabire (Minggu,15/03).
Hadir dalam Acara tersebut, Ketua KKSS, H.Suwarno Majid, Ketua IWSS, Hj. Katrin Jabal Nur, Ketua PKM Baeturrahman Oyehe, H. Muh. Ruslan Pannunu, Ketua To’SIBA Nabire yang diwakili sekretarisnya, Aswadi Hamid, segenap jajaran panitia tabligh akbar dan jajaran pengurus KKSS/IWSS Kabupaten Nabire.
Mengawali laporannya, Ketua Panitia Tabligh Akbar, Hansari yang didampingi sekretarisnya, Abdul Rahman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan oleh Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, sumbangan dari warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kabupaten Nabire, sumbangan dari IWSS Nabire, sumbangan dari Badan Pilar KKSS serta partisipasi aktif dari warga Sulawesi Selatan yang telah berkolaborasi dengan panitia bersama Tabligh Akbar (KKSS-IWSS-PKM Baeturrahman, red) untuk saling mengisi, bergandengan tangan dan bersatu padu dalam rangka mensukseskan kegiatan tabligh akbar bersama Ustadz Maulana.
Hansari juga menyampaikan permohonan maafnya terhadap warga masyarakat yang telah hadir, juga kepada sesama panitia, apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati, mulai dari awal, dalam rapat-rapat persiapan, pelaksanaan kegiatan hingga pada acara pembubaran panitia ini.
“Penilaian atas kegiatan tabligh akbar bersama Da’I Kondang dari Jakarta, Ustadz Muhammad Nur Maulana yang telah kami laksanakan, sukses atau tidaknya kegiatan yang dilaksanakan, tergantung pada warga masyarakat itu sendiri,” ujar Hansari
Yang jelas, bahwa kami panitia telah bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, meluangkan waktu yang cukup agar bisa fokus dan berkonsentrasi penuh dengan mengedepankan koordinasi dan komunikasi aktif antar sesama panitia dan pengurus KKSS, IWSS dan PKM Baiturrahman, juga terhadap pihak-pihak yang terkait demi terselenggaranya kegiatan ini dan yang paling penting, semua itu dapat berjalan lancar karena adanya pertolongan dan ridho Allah SWT.
“Awalnya kami pesimis dengan pelaksanaan kegiatan Tabligh Akbar dengan menghadirkan Da’I Kondang dari Jakarta, Ustadz Maulana. Namun karena pertolongan Allah SWT serta kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan oleh sesama panitia dan kontribusi aktif dari warga masyarakat sehingga membuat niat kami kuat dan optimis melaksanakan kegiatan tabligh akbar ini,” tuturnya.
Dengan demikian, kami berharap agar ceramah agama yang telah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Nur Maulana dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat dengan adanya perubahan sikap yang lebih baik, pencerahan yang berharga atas kedatangan ustadz tersebut.
*Ketua KKSS Apresiasi Kinerja Panitia
Sementara itu, Ketua KKSS Kabupaten Nabire, H. Suwarno Majid mengapresiasi kerjasama yang dibangun oleh panitia pelaksana sehingga tabligh akbar dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Nur Maulana dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan.
“Hendaknya kepanitiaan tabligh akbar ini dapat menjadi teladan dalam kepanitiaan selanjutnya, sebab perlu diberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kemampuan yang dimiliki dengan menggabungkan 3 (tiga) komponen yakni KKSS, IWSS dan PKM Baiturrahman untuk bersama-sama membangun kerjasama yang baik mewujudkan kegiatan Tabligh Akbar ini,” harap Suwarno Majid.
Tambahnya, dalam setiap interaksi bersama masyarakat, manusia pasti memiliki perbedaan pendapat sehingga diperlukan kedewasaan dalam berpikir dan bertindak, kejernihan pola pikir dan niat baik dalam melaksanakan kegiatan.
“Didalam kekurangan yang dimiliki oleh setiap warga hendaknya disitulah kita dapat mengambil pelajaran untuk saling mengisi dan saling menutupi kekurangan, duduk bersama, menghindari gesekan dengan menumbuhkan rasa persatua,” pungkasnya. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



