NABIRE - Acara kegiatan kemping rohani bagi anak-anak dari Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yosep merupakan tulang punggung gereja dapat dilaksanakan kegiatan dimaksud selama dua hari dua malam yakni mulai dari Kamis tanggal 6 Juni hingga berakhirnya Sabtu tanggal 8 Juni 2019. Demikian diungkap Ketua OMK Paroki Santo Yosep Nabire Barat Fransiskus Tatogo, S.Pd, usai penutupan kegiatan dimaksud. Dikatakan Fransisikus, dalam hal acara kemping rohani, kegiatan ini dilaksanakan yang pertama tujuannya itu OMK belajar berdoa. Kedua kebersamaan, yang ketiga saling mengenal satu sama lain jadi kami OMK Paroki Santo Yosep Nabire Barat melaksanakan kegiatan kemping rohani ini selama dua hari dua malam Dan didalam kegiatan ini yang pertama materi yang diberikan kepada kami adalah Pastor Paroki materi tentang mengangkut iman bagaimana OMK itu bisa berdoa, kedua bagaimana OMK itu bisa aktif di gereja, karena untuk membawa keselamatan hanya ada di gereja serta doa. Ketiga, OMK belajar kebersamaan dan saling mengenal satu sama lain. Acara yang dilakukan terutama adalah materi kita belajar, sering kemudian berdoa bersama, nyanyian dan permainan serta kunjung umat dari rumah ke rumah ini kita buat tujuan semua satu untuk menghidupkan gereja Paroki dan Kring karena tulang punggung gereja adalah anak-anak OMK. Selanjutnya, kegiatan kemping rohani ini kami buat agar dapat berjalan  aman, nyaman dan dapat terlaksana baik “Saya selaku Ketua OMK Paroki Santo Yosep Nabire Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami berbagai hal untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut,” katanya. Tambahnya, kegiatan kemping rohani ini tidak berhenti atau berakhir sampai disitu saja, tetapi kami akan laksanakan terus menerus dan kegiatan dimaksud itu kami adakan atau dilaksanakan di waktu-waktu momen liburan saja karena dilihat adik-adik semua rata-rata anak sekolah sehingga kita ambil waktu dalam liburan, sebab kegiatan ini sangat penting dan utama bagi generasi muda khususnya OMK di Paroki Santo Yosep.(modes)