Nuzulul Qur’an Semalam Diperingati
NABIRE – Peringatan nuzulul qur’an 1435 H yang dilaksanakan PHBI Kabupaten Nabire, Selasa (15/7) tadi malam, dipusatkan di Masjid Agung Al-falah Nabire. Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, dalam sambutannya mengatakan, saat ini kita sedang melaksanakan suatu momentum pent
Bagikan
NABIRE – Peringatan nuzulul qur’an 1435 H yang dilaksanakan PHBI Kabupaten Nabire, Selasa (15/7) tadi malam, dipusatkan di Masjid Agung Al-falah Nabire.
Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, dalam sambutannya mengatakan, saat ini kita sedang melaksanakan suatu momentum penting yakni memperingati turunnya Al Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan bagi umat manusia, untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak. Sebagai kitab suci, Al Qur’an tidak saja mengatur tentang hubungan manusia dengan sang pencipta. Tetapi secara luas juga mengatur tentang masalah tatanan kehidupan di dunia maupun tentang ilmu pengetahuan. Hal inilah yang menjadikan Al Qur’an terus mampu mengikuti perkembangan zaman.Dalam tatanan kehidupan, kata bupati, seluruh umat manusia pasti menghendaki adanya kedamaian, ketentraman, saling menghargai, tolong menolong. Serta terbentuknya suasana yang harmonis, dan berusaha untuk menghindarkan diri dari perbuatan tercela, yakni permusuhan, kejahatan, serta tindakan apapun bentuknya yang dapat menyengsarakan masyarakat luas. “Oleh karena itu, saya mengajak kaum muslimin dan muslimat hendaknya menjadikan peringatan ini sebagai wahana untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa. Agar terwujud pribadi-pribadi yang memiliki akhlaq terpuji, jujur, sabar, disiplin dan memilki etos kerja tinggi yang sangat dibutuhkan dalam meningkatkan pembangunan di daerah ini,” harapnya.Lebih lanjut dikatakan bupati, bagi umat islam mempelajari Al Quran merupakan suatu keharusan. Karena Al Quran bukanlah kitab biasa, melainkan merupakan Firman Allah yang dapat kita jadikan sebagai pedoman dan penuntun untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang hakiki bagi umat manusia. Dalam mempelajari alquran, maka perlu kita pahami dengan baik hal – hal sebagai berikut, yakni membacanya dengan benar, belajar mengkaji dan memahami isi kandungan Al Quran, dan selanjutnya mengamalkannya dalam tatanan kehidupan kita. Dengan mempelajari Al Quran sebagai kitab yang sempurna, akan diketahui bahwa konsep-konsep didalam alquran selalu relevan dengan problema yang dihadapi oleh manusia.“Apabila kita mencermati munculnya berbahai permasalahan dihadapan kita, seperti kasus korupsi, penganiayaan, pembunuhan, pemerkosaan, kekerasan atas nama agama dan masih banyak permasalahan lainnya, maka sudah saatnya umat islam harus kembali kepada Al Quran sebagai pedoman hidup dan solusi bagi semua persoalan yang dihadapi. Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al Quran, diharapkan akan terwujud masyarakat madani, yang ditandai dengan tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, taat terhadap norma sosial dan hukum yang berlaku,” paparnya.Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, khususnya kaum muslimin dan muslimat atas partisipasinya dalam pelaksanaan pemilihan umum presiden dan wakil presiden. Momentum pemilu ini terasa lebih bermakna, karena selain sangat menentukan pembangunan bangsa dan negara lima tahun kedepan, juga pelaksanaannya dalam bulan ramadhan, bulan yang pebnuh dengan berkat.“Selanjutnya kita juga akan melaksanakan satu agenda penting lagi, yaitu memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus, sebagai hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Saya mengajak kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat Kabupaten Nabire, mari kita kokohkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghargai kebhinekaan yang ada kita pelihara toleransi kehidupan beragama, dan menjaga stabilitas Kabupaten Nabire agar tetap kondusif. Sehingga roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan demi terwujudnya masyarakat Nabire yang berkeadilan sejahtera makmur dan mandiri,” tuturnya. (ros)
Bagikan artikel ini



