NABIRE - Kita kaum Imam seperti Pastor, Ketua Dewan Paroki, Pewarta, Ketua Kring/Kombas, serta Badan Penggurus Gereja dimana berada kiranya dapat beradaptasi bertugas melayani umat setempat dan dapat dilayani tugas mulia yang diberikan oleh Tuhan kepada kita.“Ketika mentalitas kita sangat lemah, akhirnya dilihat umat gengsi secara perlahan-lahan jauh dengan gereja, ini tantangan berat bagi kami kaum imam,”. ungkap Pastor Paroki Santo Yosep Nabar Pastor Injonito Gerry Da Krus Sch. P, di sela-sela memberikan materi pembinaan kepada para pewarta muda Minggu (19/5) bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabar.Dikatakan Pastor Gerry, mengapa dikatakan demikian. Kita kaum imam mulai dari Pastor hingga badan penggurus gereja hingga kini tidak tahu masalah atau tantangan apa yang terjadi dan dialami umat atau keluarga kita di rumah, karena kita malas berkunjung di masing-masing tempat pelayanan kita. Ini tantangan berat buat kita.Kata Pastor Gerry, bagaimana kaum awam mewujudkan pelayanan melayani berarti mengabdi keluarga, gereja dan semua orang lain dalam keadilan, cinta dan belas kasih. “Nilai pelayanan ketulusan cinta, kepenuhan hidup Kristiani dan kesempurnaan cinta kasih semua orang menerima Kristiani dalam kondisi-kondisi hidup mereka, dalam tugas-tuas serta dalam keadaan mereka dan melalui itu semua,” pungkasnya.(modes)