NABIRE - Masyarakat Distrik Dipa Kabupaten Nabire sedang menanti dilakukannya tes landing diatas Lapangan Terbang (Lapter) yang sudah selesai dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. Karena, fasilitas perhubungan udara ini akan memperlancar lancar akses pembangunan dan pelayanan pemerintahan di Distrik Dipa. Kepala Distrik Dipa, Nikolaus Kegiye kepada media ini di kediamannya, Selasa (21/4) malam mengatakan lapangan terbang sudah selesai dikerjakan oleh masyarakat, sekarang ini masyarakat sedang menanti dilakukannya tes landing agar nantinya akses ke Dipa terbuka cepat.Sebab kata Nikolaus, selama ini akses ke Dipa sangat sulit. Apabila Lapter sudah melakukan tes landing dan ada pelayanan penerbangan pesawat jenis kecil, dengan sendirinya akan membuka isolasi daerah di wilayah Dipa yang berada di bawah Pegunungan Wayland, (Kobouge, menurut sebutan masyarakat setempat, red).Kepala distrik ini menambahkan, daerah Dipa selama ini cukup terisolir, baik itu akses keluar masuk maupun pelayanan pemerintahan. Sebab, untuk menjangkau Dikia sebagai  ibukota distrik, harus berjalan kaki selama empat (4) hari dari kilometer 68. Dan itu satu-satunya akses ke Dipa. “Kalau ada beban, harus bermalam empat malam di tengah jalan,” ungkapnya.Dengan tingkat kesulitan akses ke Dipa seperti ini, Nikolaus menambahkan, tidak mengherankan apabila ada keluhan masyarakat soal kurangnya pelayanan pemerintahan seperti kehadiran pegawai distrik, guru dan petugas medis sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat bawah.Nikolaus mengakui selama ini jarang adanya pelayanan pemerintahan dasar karena sulitnya jangkauan daerah dengan letak topografis dan geografis yang cukup sulit karena medannya harus melewati tebing dan mendaki ketinggian gunung, baik itu selama perjalanan dari Km 68 hingga Dikia maupun hubungan antar kampung.Oleh sebab itu, Kepala Distrik Dipa menilai hubungan lewat udara akan mempercepat pembukaan isolasi daerah dan memperpendek jangkauan pelayanan pemerintah. Karena apabila ada pelayanan hubungan udara, maka akan terbuka pelayanan pemerintah dengan kehadiran staf distrik, guru dan petugas medis sehingga masyarakat Dipa bisa merasakan sentuhan pelayanan pemerintah secara nyata. Tetapi, selama jalur udara ini tidak terbuka, daerah Dipa tetap akan terisolasi dengan sejumlah pelayanan pemerintah.Dengan demikian, ia berharap pemerintah secepatnya melakukan tes landing dan membuka jalur udara dengan mengizinkan pesawat jenis kecil membuka jalur Nabire - Dikia - Nabire  agar Dipa tidak terisolasi seperti selama ini. (ans)