Masih 19 SKPD Belum laporkan SPJ, 25 SKPB Belum Laporkan Keuangan
NABIRE - Sampai dengan tanggal 24 Februari, sebelum dilaksanakanya pelatihan, masih ada 30 SKPD yang belum menyampaikan SPJ dan 33 SKPD yang belum melaporkan keuangan. Setelah mengikuti pelatihan sistem informasi pengelolaan keuangan berbasis WEB, tinggal 19 SKPD yang belum
Bagikan
NABIRE - Sampai dengan tanggal 24 Februari, sebelum dilaksanakanya pelatihan, masih ada 30 SKPD yang belum menyampaikan SPJ dan 33 SKPD yang belum melaporkan keuangan. Setelah mengikuti pelatihan sistem informasi pengelolaan keuangan berbasis WEB, tinggal 19 SKPD yang belum menyampaikan SPJ dan 25 SKPD yang belum melaporkan keuangan.
Dalam laporanya, ketua panitia pelaksana kegiatan, Dra. Endah Purwatiningsih, diacara penutupan pelatihan, jumlah peserta yang direncanakan mengikuti pelatihan sebanyak 240 orang dari 48 SKPD yang terdiri dari PPK SKPD, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan, Bendahara Barang dan seorang Staf sebagai Aplikator telah hadir dan mengikuti pelatihan dengan seksama dan sungguh-sungguh.“Setelah mengikuti pelatihan ada perkembangan penyampaian SPJ yakni bertambah 11 SKPD sehingga yang belum menyampaikan masih 19 SKPD, sementara untuk laporan keuangan SKPD bertambah 7 SKPD sehingga yang belum menyampaikan laporan keuangan sebanyak 25 SKPD,” ungkapnya.Ujarnya, hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan pelatihan itu, diharapkan semua peserta dari masing-masing SKPD mampu mengaplikasikan mekanisme pencairan dana secara on-line sampai dengan menyusun laporan keuangan SKPD.“Dari hasil pelatihan ini juga hasilnya akan dikonsolidasikan menjadi pentusunan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Nabire tahun anggaran 2013 dengan harapan memperoleh opini yang lebih baik dari tahun lalu,” tuturnya.
3 SKPD dapat Apresiasi
Sementara itu, dalam sambutan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire yang diwakili Kabid Anggaran BPKAD, Slamet, SE., M.Si, ada tujuan yang ingin dicapai dari pelatihan sistem informasi pengelolaan keuangan berbasis WEB, yakni penyajian laporan keuangan SKPD dengan kecepatan, ketepatan dan benar.Dalam pelatihan itu juga dilaksanakan penilaian terhadap peserta, pertama, bagaimana menyajikan pelaporan keuangan yang cepat, tepat dan benar. Kedua, kerajinan, kehadiran pelatihan dari awal sampai akhir sebagimana permintaan Bupati Nabire saat membuka pelatihan.Dari penilaian panitia, 3 SKPD keluar sebagai juara dan mendapat apresiasi dengan mendapatkan hadiah.Dari kategori dinas, keluar sebagai juara Dinas Pertanian dan Perkebunan, dari kategori badan, badan Pemberdayaan Perempuan dan KB sebagai juara, sedangkan dari kategori distrik dan kantor, yang menjadi juara Kantor Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).Hadiah diserahkan saat itu juga oleh Wakil bupati Nabire. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



