Marak Penipuan, Kejari Pinta Abaikan Permintaan Pelaku
NABIRE – Maraknya penipuan mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire yang ditujukan kepada para Kepala Kampung (Kakam)
Bagikan
NABIRE – Maraknya penipuan mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire yang ditujukan
kepada para Kepala Kampung (Kakam) dan Kadistrik di Kabupaten Nabire, pihak
Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire meminta untuk mengabaikan permintaan pelaku,
lantaran hal tersebut sangat tidak benar. Kejari Nabire, GM. Pasek Swardhyana, SH, MH, dalam siaran persnya kepada awak media ini
mengatakan, berkenaan dengan adanya pengaduan dari beberapa Kakam/Bendahara
Kampung di Nabire tentang adanya telepon dari pihak-pihak yang mengakui Gde
Made Pasek Swardhyana, Kepala Kejaksaan Negeri, dengan permintaan sejumlah uang
dengan dalih biaya sosialisasi dana kampung kepada para Kakam dan distrik di
Nabire, Kajari yang menegaskan hal itu tidak benar. Dirinya tidak pernah menghubungi atau menugaskan staf/siapapun untuk menelepon para Kakam dan
kepala distrik di wilayah Nabire dan sekitarnya guna meminta sejumlah uang
dengan dalih kepentingan apapun disertai mengirimkan nomor rekening. Hal
tersebut penipuan. Tegas Kajari, dan dijelaskan Kasi Intelijen Kejari Nabire Kadek Hari Supriyadi, SH, guna
menghindari penipuan diminta agar para Kakam/Kadistrik atau pihak lainya di
wilayah hukum Kejari Nabire supaya mengabaikan permintaan uang atau sesuatu
yang disampaikan oleh orang-orang yang mengatasnamakan Kajari Nabire melalui
telepon/SMS dan dengan dalih apapun. Hasil dari pengecekan dengan mendengarkan langsung komunikasi per telepon dari orang yang
mengatasnamakan diri sebagai Kajari nabire dengan para Kakam ketika dilakukan
klarifikasi pada 9 Januari 2018, menunjukkan bahwa pelaku penipuan berada
diluar Kabupaten Nabire. Bahkan, terang dan pungkas Kajari Made, sesuai penyidikan kepolisian yang bersangkutan berada
di luar Provinsi Papua. Untuk itu, guna menghindari terulangnya praktek
penipuan yang mengatasnamakan Kejari Nabire dihimbau untuk mengecek dan
mengklarifikasi kebenarannya, bila perlu langsung datang dan konfirmasi ke
Kejari Nabire atau ke pihak berwajib.(wan)
Bagikan artikel ini



