NABIRE - Dalam rangka menutup akhir tahun dan memasuki tahun ajaran baru 2014/2015, Yayasan Al-Madina Nabire yang menaungi SD Plus, SMP, SMK Al-Madina, Pondok Pesantren Asrama Perguruan Nurul Yaqien serta panti asuhan yang berdomisili di Girimulyo, mengadakan perlombaan qasidah. Perlombaan yang berlangsung selama dua hari, mulai 19 dan 20 Juni, dikuti 38 tim qasidah dari hampir seluruh wilayah Nabire. Kategori perlombaan dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Kategori anak-anak dan remaja berlangsung hari ini, Jumat (20/6).   Ketua Yayasan Nurul Yaqien, M. Iskandar dalam sambutannya mengatakan, perlombaan ini bersifat sementara dan tidak ada kompetisi lanjutan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti antar kabupaten ataupun provinsi. “Perlombaan ini hanya dalam rangka siar Islam (dakwah), dan hanya sampai tingkatan pondok pesantren tidak ada motif untuk keikutsertaan kompetisi berlanjut ke yang lebih jauh. Begitu selesai ya sudah,” tuturnya. Iskandar mewanti-wanti kepada para tim kontestan agar berniat fi sabilillah, niat memakmurkan dan berdawah melalui kesenian yang bernuansa Islam.  Jangan sampai terjadi gontok-gontokan dan saling menggunjing. Ia pun berpesan kepada dewan Juri untuk memberikan penilaian yang obyektif, sebenar-benarnya berdasarkan kemampuan dari masing-masing tim. Pada pembukaan lomba, kemarin tampil perdana dengan nomor undian 1  peserta tim qasiadah asal Kompi Senapan A. Tim qasidah ini tampil cukup memukau dan mendapat aplaus penonton dengan tampilan kostum baret hijau ala tentara menghias jilbab-jilbabnya.   Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi tim mana yang keluar sebagai juara. Menurut Ketua Panitia, Nurlita, pengumuman akan dibacakan pada acara puncak akhirussanah, Minggu (22/6). (mus)