NABIRE – Surat suara Pilpres untuk KPU Kabupaten Nabire telah selesai dilipat sejak beberapa hari lalu. Kini seluruh logistik dalam proses pengepakan oleh staf KPU Nabire. “Logistik sedang dalam proses pengepakan. Logistik Pilpres itu dipisahkan untuk 15 distrik, 81 kampung 332 TPS yang ada di Kabupaten Nabire. Untuk Kabupaten Nabire pada Pilpres jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 141.019 pemilih,” ujar Sekretaris KPU Nabire, Michael Mote kepada media, Rabu (2/7) kemarin. Lebih lanjut dituturkannya, pengepakan logistik dipastikan akan rampung beberapa hari sebelum hari ‘H’ pencoblosan. Pihaknya menjadwalkan tiga hari sebelum pencoblosan, logistik sudah akan didistribusikan hingga ke tingkat distrik. Diperkirakan antara tanggal 7 hingga 8 Juli mendatang, logistik sudah sampai di masing-masing TPS.Disinggung soal kesiapan petugas pelaksana Pilpres di tingkat bawah, kata Michael Mote, semua kelengkapan pelaksanaan Pilpres baik itu PPD, PPS, KPPS tidak ada perubahan. Dalam waktu dekat PPD juga akan dipanggil oleh KPU untuk mengikuti bimbingan teknis untuk kelancaran pelaksanaan Pilpres dan sekaligus pengecekan kesiapan logistik. “Honor untuk petugas penyelenggara sudah dibayarkan sehingga para petugas pelaksana Pilpres hingga tingkat bawah siap bekerja dan sukseskan Pilpres mendatang,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, pada tanggal 7 Juli mendatang KPU Nabire juga akan melakukan monitoring ke lapangan. KPU akan mengecek kesiapan-kesiapan petugas pelaksana Pilpres di tingkat bawah.Ditanya soal adanya penambahan DPT, jawab Michael Mote, untuk seluruh Kabupaten Nabire terjadi penambahan DPT dengan total berjumlah 2.000-an pemilih. Pada saat pelaksanaan Pemilu Legislatif yang baru berlalu, untuk tiap TPS akan diisi oleh 500 pemilih. Namun pada saat Pilpres nanti, dengan adanya penambahan jumlah DPT, maka per TPS akan ada 800 pemilih.Pada kesempatan itu, Michael Mote juga sempat menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan pelelangan kepada pihak ketiga untuk distribusi logistik. Baru-baru ini, lanjut Mote, pihaknya juga telah mengumumkan pemenang lelang yang nantinya akan mendistribusikan logistik Pilpres di wilayah Kabupaten Nabire. Dan proses pelelangan yang dilakukan, kata Michael Mote, sudah sesuai aturan yang ada.“Beberapa hari lalu kita sudah lakukan tender untuk distribusi logistik. Tender diikuti oleh sejumlah pihak ketiga (perusahaan, red). Dan proess tender yang kita lakukan sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,” ujarnya. (ros)