NABIRE - Sebagai Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD/Mi) Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire yang baru Marinus Pekey,S.Ip, secara tegas mengatakan, pihaknya akan turun langsung ke sekolah-sekolah guna menyamakan data laporan bulanan dan data Dapodik murid. Sebab selaku mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Barat Nabire, melihat antara data laporan bulanan dan Dapodik selalu tidak sama, sehingga harus disamakan dengan cara kehadiran dinas betul-betul turun kebawah untuk mendata itu kembali.Untuk meluruskan dan menyamakan data laporan bulanan dan data Dapodik, selaku Kepala Bidang (Kabid) SD/Mi harus turun langsung ke sekolah-sekolah biar mempunyai data yang jelas, karena kita akan jalan dan sukses di bidang pendidikan hanya bisa melalui data yang jelas dan pasti.Demikian ungkap Kabid SD/Mi Marinus Pekey, kepada Papuapos Nabire, Kamis (23/3), ketika ditemui di ruang kerjanya. Untuk menyamakan data laporan bulanan dan Dapodik harus dengan cara kita turun ke sekolah untuk mengecek apakah data itu sesuai atau tidak.Karena, tambahnya, berdasarkan pengalaman yang ada, ternyata ditemukan antara data laporan bulanan dan Dapodik Operator Computer di Kantor Dinas  itu selalu tidak sama, sehingga untuk mendapatkan data sekolah SD/Mi yang akurat hanya bisa dengan turun langsung ke lapangan.Hal lain yang harus diketahui oleh kepala-kepala sekolah SD/Mi, kini sudah memasuki bulan-bulan tahapan ujian bagi murid SD/Mi kelas VI, sehingga para kepala sekolah dan dewan guru harus berada ditempat tugas mengurus data anak dan pastikan anak harus mengikuti ujian nanti.Dan lagi pula ujian di tahun pelajaran 2016/2017 ini, imbuh dia, ada beberapa tahapan ujian, untuk itu kepala sekolah maupun guru kelas harus berada di tempat tugas atau sekolah agar memberikan pendampingan-pendampingan guna membantu anak dan mempersiapkan anak mengikuti tahapan ujian yang di maksud. (des)